Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Foto ilustrasi sepak bola. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya memberikan respons resmi atas putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) yang dirilis pada Kamis (5/3/2026).
Dalam putusan tersebut, FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,61 miliar, meskipun hukuman terhadap tujuh pemain naturalisasi yang terlibat kasus ini telah diringankan.
FAM dalam keterangannya menyatakan menghormati kewenangan hukum internasional yang dimiliki CAS, namun tidak menutupi kekecewaan atas sanksi finansial yang tetap harus mereka tanggung. Denda tersebut dipertahankan sesuai dengan keputusan awal yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen kelayakan pemain yang digunakan saat Malaysia menghadapi Vietnam dalam laga kualifikasi Piala Asia pada Juni 2025.
Sanksi Pemain Dikurangi
Meski hukuman bagi federasi tidak berubah, CAS memberikan keringanan bagi tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam perkara tersebut. Sebelumnya, FIFA menjatuhkan larangan beraktivitas di seluruh kegiatan sepak bola.
Namun dalam putusan terbaru, CAS menetapkan bahwa para pemain hanya dilarang tampil dalam pertandingan internasional resmi selama 12 bulan. Dengan keputusan ini, mereka tetap diperbolehkan menjalani latihan dan membela klub masing-masing selama masa hukuman berjalan.
FAM juga menegaskan bahwa ketujuh pemain tersebut merupakan warga negara Malaysia yang sah menurut ketentuan hukum nasional. Menurut federasi, para pemain tidak sepenuhnya memahami proses administrasi naturalisasi yang menjadi pokok persoalan dalam kasus ini.
Daftar Pemain yang Terdampak
Tujuh pemain naturalisasi yang menerima sanksi tersebut adalah:
FAM Pilih Terima Putusan
Seusai keputusan diumumkan, FAM menyatakan akan menerima sanksi finansial tersebut. Federasi juga berkomitmen melakukan evaluasi agar proses naturalisasi pemain ke depan dapat berjalan lebih transparan dan sesuai dengan regulasi internasional.
Kasus ini bermula pada September 2025 ketika FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM setelah menemukan indikasi pemalsuan dokumen terkait kelayakan pemain naturalisasi yang memperkuat tim nasional Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-21. Sebanyak 188 korban dievakuasi, sementara 55 korban masih dalam pencarian.