Kahudi Bongkar Kelebihan Luquinhas yang Diincar PSS Sleman
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Foto ilustrasi sepak bola. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya memberikan respons resmi atas putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) yang dirilis pada Kamis (5/3/2026).
Dalam putusan tersebut, FAM tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,61 miliar, meskipun hukuman terhadap tujuh pemain naturalisasi yang terlibat kasus ini telah diringankan.
FAM dalam keterangannya menyatakan menghormati kewenangan hukum internasional yang dimiliki CAS, namun tidak menutupi kekecewaan atas sanksi finansial yang tetap harus mereka tanggung. Denda tersebut dipertahankan sesuai dengan keputusan awal yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen kelayakan pemain yang digunakan saat Malaysia menghadapi Vietnam dalam laga kualifikasi Piala Asia pada Juni 2025.
Sanksi Pemain Dikurangi
Meski hukuman bagi federasi tidak berubah, CAS memberikan keringanan bagi tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam perkara tersebut. Sebelumnya, FIFA menjatuhkan larangan beraktivitas di seluruh kegiatan sepak bola.
Namun dalam putusan terbaru, CAS menetapkan bahwa para pemain hanya dilarang tampil dalam pertandingan internasional resmi selama 12 bulan. Dengan keputusan ini, mereka tetap diperbolehkan menjalani latihan dan membela klub masing-masing selama masa hukuman berjalan.
FAM juga menegaskan bahwa ketujuh pemain tersebut merupakan warga negara Malaysia yang sah menurut ketentuan hukum nasional. Menurut federasi, para pemain tidak sepenuhnya memahami proses administrasi naturalisasi yang menjadi pokok persoalan dalam kasus ini.
Daftar Pemain yang Terdampak
Tujuh pemain naturalisasi yang menerima sanksi tersebut adalah:
FAM Pilih Terima Putusan
Seusai keputusan diumumkan, FAM menyatakan akan menerima sanksi finansial tersebut. Federasi juga berkomitmen melakukan evaluasi agar proses naturalisasi pemain ke depan dapat berjalan lebih transparan dan sesuai dengan regulasi internasional.
Kasus ini bermula pada September 2025 ketika FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM setelah menemukan indikasi pemalsuan dokumen terkait kelayakan pemain naturalisasi yang memperkuat tim nasional Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.