Polisi Tangkap Pendiri Ponpes Pati Cabuli Puluhan Santri
Pengasuh Pondok Ndolo Kusumo di Pati ditangkap Polda Jateng terkait dugaan kekerasan seksual terhadap santri.
Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, pada Kamis (5/3/2026) di Gedung Putih, saat klub Inter Miami menghadiri seremoni penghargaan atas keberhasilan mereka menjuarai Major League Soccer (MLS). - X @wearemessi
Harianjogja.com, JAKARTA—Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kini tengah menjadi sorotan tajam dan menuai gelombang kritik pedas dari publik. Hal ini terjadi setelah kapten Inter Miami tersebut tertangkap kamera memberikan apresiasi dalam pertemuan resminya bersama Donald Trump di Washington DC.
Momen yang memicu kontroversi tersebut berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Gedung Putih, saat klub Inter Miami menghadiri seremoni penghargaan atas keberhasilan mereka menjuarai Major League Soccer (MLS).
Mengutip laporan Al-Jazeera pada Sabtu (7/3/2026), Donald Trump mengawali acara dengan memberikan sanjungan setinggi langit kepada La Pulga atas torehan prestasinya di kancah sepak bola Amerika Serikat.
"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengatakan sesuatu yang belum pernah dikatakan oleh presiden Amerika mana pun sebelumnya: 'Selamat datang di Gedung Putih, Lionel Messi'," ujar Trump dalam pidatonya.
Namun, suasana berubah saat politikus tersebut mulai menyisipkan narasi politik mengenai operasi militer Amerika Serikat (AS) yang menyasar wilayah Venezuela hingga Iran.
Sebagaimana diketahui, aksi militer kolaborasi antara AS dan Israel di wilayah Iran dilaporkan telah merenggut nyawa sedikitnya 1.230 orang.
Pihak Iran pun melakukan serangan balasan dengan menembakkan ratusan rudal serta drone yang mengincar Israel dan berbagai pangkalan militer di Timur Tengah yang menjadi titik operasi pasukan AS.
Di hadapan para tamu, Trump memberikan pernyataan yang menyebutkan bahwa gempuran berkelanjutan terhadap Iran tersebut merupakan bukti kinerja luar biasa dari angkatan bersenjata mereka.
"Rakyat kita melakukan pekerjaan yang hebat, sekali lagi-militer terhebat yang pernah ada," ucap Trump yang kemudian disambut dengan tepuk tangan riuh dari Messi, seluruh skuad Inter Miami, dan para hadirin lainnya.
Video cuplikan reaksi Messi tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial hingga mengundang kecaman keras dari berbagai pihak.
Mantan penyerang legendaris Barcelona tersebut dianggap tidak sensitif karena memberikan tepuk tangan saat Trump membanggakan tindakan militer yang memakan banyak korban jiwa.
Kritik tajam salah satunya datang dari jurnalis olahraga asal Spanyol, Leyla Hamed, yang merasa heran dengan sikap Messi dan rekan setimnya di tengah krisis kemanusiaan yang sedang berkecamuk di Timur Tengah.
"Donald Trump dengan santai mengumumkan lebih banyak pemboman ilegal terhadap Iran di depan seluruh skuad Inter Miami. Ratusan anak telah tewas di Iran dalam beberapa hari terakhir.
Lionel Messi dan rekan-rekan setimnya merespons dengan tepuk tangan. Aneh," tulis Leyla melalui akun pribadinya di media sosial X pada Jumat (6/3/2026), sembari menyoroti bagaimana figur publik seharusnya bersikap dalam situasi konflik global saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pengasuh Pondok Ndolo Kusumo di Pati ditangkap Polda Jateng terkait dugaan kekerasan seksual terhadap santri.
DPR RI mulai siapkan revisi UU Pemilu untuk 2029. Puan Maharani tegaskan prinsip jujur, adil, dan berpihak pada rakyat.
Program MBG meningkatkan permintaan ikan patin di Bantul dan membawa dampak positif bagi pembudidaya ikan air tawar.
Arsenal memiliki rekor sempurna bersama Daniel Siebert jelang final Liga Champions melawan PSG di Budapest.
McAfee mengungkap 15 aplikasi pinjol palsu berbahaya yang dapat mencuri data dan menguras rekening pengguna.
Waspadai lima penyakit berbahaya dari tikus saat musim hujan dan banjir, mulai leptospirosis hingga LCMV.