DIY Masih Relatif Aman dari Kekeringan, BNPB Siapkan Antisipasi
BNPB menyebut kondisi kekeringan DIY masih relatif aman. Pemantauan krisis air dan hotspot terus dilakukan untuk mengantisipasi bencana.
Fahreza Sudin/ PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja mempertanyakan sanksi tambahan yang dijatuhkan kepada gelandang Fahreza Sudin seusai menerima kartu merah dalam laga melawan Semen Padang. Meski demikian, klub tetap menyatakan menghormati keputusan tersebut.
Fahreza dipastikan absen dalam tiga pertandingan. Hukuman itu terdiri dari larangan otomatis satu laga akibat kartu merah langsung, ditambah dua pertandingan tambahan yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis).
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menilai kartu merah yang diterima Fahreza memang layak diberikan karena pelanggaran yang dilakukan berisiko tinggi.
“Secara pribadi dan klub, kami sepakat dengan keputusan kartu merah tersebut karena pelanggaran yang terjadi memang berisiko dan berbahaya. Namun, terkait tambahan sanksi dua pertandingan dari Komdis, kami cukup mempertanyakannya,” kata Razzi dalam keterangan resminya, Jumat (27/3/2026).
Akibat hukuman tersebut, pemain asal Ternate itu harus menepi saat PSIM menghadapi Persijap Jepara yang telah dilakoni, serta dua laga berikutnya melawan Dewa United dan PSM Makassar. Ia baru bisa kembali memperkuat tim saat menghadapi Bhayangkara FC.
Razzi menegaskan, pihak klub tetap menghormati keputusan Komdis meskipun memiliki catatan terhadap tambahan hukuman tersebut. Menurutnya, absennya Fahreza akan berdampak pada kekuatan lini tengah tim.
“Meski begitu, kami menghormati keputusan tersebut. Kehilangan Fahreza untuk tiga pertandingan tentu cukup terasa karena ia merupakan pemain reguler penting bagi tim,” katanya.
Di sisi lain, kondisi ini juga membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan. Pelatih Jean-Paul Van Gastel melihat situasi ini sebagai dua sisi yang berbeda—kerugian sekaligus kesempatan.
“Mengutip penyampaian tim pelatih, Coach Jean-Paul Van Gastel, situasi ini memiliki dua sisi. Di satu sisi merugikan kedalaman skuad, tetapi di sisi lain menjadi peluang bagi pemain lain untuk membuktikan diri,” ujar Razzi.
Ia menambahkan, persaingan internal tim tetap berjalan sehat, dengan seluruh pemain siap tampil kapan pun dibutuhkan oleh pelatih.
“Iklim kompetisi di dalam tim akan berjalan baik. Hal tersebut terjadi karena semua pemain bersaing secara sehat untuk bisa tampil dan mereka siap apabila ditunjuk sewaktu-waktu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNPB menyebut kondisi kekeringan DIY masih relatif aman. Pemantauan krisis air dan hotspot terus dilakukan untuk mengantisipasi bencana.
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun