Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, SAMARINDA — Borneo FC Samarinda tampil superior saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Sabtu, tuan rumah menang telak 5-1.
Hasil ini membuat persaingan papan atas kian sengit. Borneo FC kini hanya terpaut satu poin dari Persib Bandung yang masih memimpin klasemen.
Laga belum genap 15 menit, Borneo FC sudah kehilangan bek andalan mereka, Cleyton, yang harus ditarik keluar akibat cedera. Pelatih Fabio Lefundes langsung memasukkan Komang Teguh sebagai pengganti.
Meski sempat kehilangan keseimbangan, Borneo tetap mendominasi permainan. Gol pembuka lahir pada menit ke-29 melalui Mariano Peralta yang memanfaatkan umpan terobosan Koldo Obieta.
Tim tamu sempat memberi perlawanan. Mohcine Hassan Nader mencetak gol penyeimbang lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-34 yang tak mampu dihentikan Nadeo Argawinata.
Namun, keunggulan Borneo kembali tercipta sebelum turun minum. Peralta mencetak gol keduanya pada menit ke-38, setelah sempat melalui pengecekan wasit Aprisman Aranda. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua Jadi Milik Borneo
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah semakin tak terbendung. Juan Villa memperlebar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-65.
Tiga menit berselang, giliran Marcos Astina yang mencatatkan namanya di papan skor melalui skema serangan cepat.
Pesta gol ditutup oleh Komang Teguh pada menit ke-88, memastikan kemenangan telak 5-1 untuk Borneo FC.
Tambahan tiga poin membawa Borneo FC mengoleksi 60 poin, hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung di puncak klasemen.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin menekan PSBS Biak yang masih terpuruk di dasar klasemen dengan 18 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.