Kasus Kematian Naura di RSUD Prambanan Berakhir Damai
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN— PSS Sleman bersiap menghadapi laga krusial saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Senin (20/4/2026). Tiga poin menjadi target wajib bagi Super Elja untuk menjaga peluang kembali ke puncak klasemen yang masih diperebutkan ketat.
Persaingan papan atas semakin panas menjelang akhir musim. PSS saat ini berada di peringkat ketiga dengan 49 poin, tertinggal satu angka dari Persipura di posisi puncak, sementara Barito Putera juga mengoleksi 49 poin di posisi kedua.
Situasi ini membuat laga kandang melawan Persiku menjadi penentu penting. Kemenangan akan membuka peluang PSS untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar di sisa tiga pertandingan musim ini.
Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyebut pertandingan tersebut memiliki bobot seperti laga final. Ia menegaskan timnya tidak boleh kehilangan poin jika ingin tetap bersaing di jalur juara.
“Pertandingan besok buat kami ini menjadi partai final yang krusial. Artinya di tiga sisa pertandingan ini, kami harus selalu mendapatkan poin supaya kita tetap bisa bersaing di papan atas,” kata Ansyari dalam Pre Match Press Conference, Minggu (19/4/2026).
Secara catatan pertemuan, PSS Sleman memiliki rekor positif atas Persiku Kudus. Pada laga tandang sebelumnya, PSS menang 1-3, sementara di kandang sendiri Super Elja juga unggul 2-1 meski sempat tertinggal lebih dulu.
Meski begitu, Ansyari tetap mewaspadai semangat juang lawan. Ia menilai Persiku kerap memberikan perlawanan ketat, terutama di awal pertandingan.
“Jadi, saya kira gimana kita meredam permainan Kudus ya, itu tadi, dengan motivasi yang tinggi, dengan semangat juang yang tinggi dan semua pemain kerja keras. Saya kira kita dapat memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh pemain dalam kondisi siap dan memiliki fokus yang sama untuk meraih kemenangan di kandang sendiri. Dukungan suporter disebut menjadi energi tambahan bagi tim.
“Fokus, kerja keras, berjuanglah untuk kemenangan. Karena juga besok ditonton oleh seluruh suporter yang ada di Sleman dan ini menjadi energi yang positif buat seluruh pemain,” ucapnya.
Bek PSS Sleman, Kevin Gomes, juga menegaskan kesiapan tim jelang laga penting tersebut. Menurutnya, aspek mental dan motivasi menjadi kunci utama menghadapi Persiku.
“Kami melakukan persiapan ya saya rasa cukup baik. Apalagi secara mental menurut saya yang paling penting untuk pertandingan besok kemauan yang besar untuk memenangkan pertandingan,” kata Kevin.
Ia menegaskan bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi PSS. Dukungan suporter diharapkan mampu mendorong tim tampil maksimal dan mengamankan tiga poin.
“Apalagi kami bermain di kandang, di depan suporter, di depan keluarga kita semua. Jadi, apa pun itu kita harus mendapatkan kemenangan untuk pertandingan besok,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 7 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.