Agnez Mo Punya Memorabilia Permanen di Hard Rock Hollywood
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Kepolisian Resor Malang saat ini tengah melakukan pengkajian mendalam terkait izin penyelenggaraan laga besar antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (28/4/2026) tersebut menjadi sorotan tajam karena faktor keamanannya.
Hingga kini, pihak berwajib belum mengetuk palu keputusan lantaran duel bertajuk “Derbi Jatim” ini secara resmi masuk dalam kategori pertandingan berisiko tinggi (high risk). Analisis menyeluruh terus dilakukan, terutama yang berkaitan dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Malang Raya.
Kapolres Malang, Muhammad Taat Resdi, menegaskan bahwa langkah strategis akan diambil melalui koordinasi intensif dengan Polda Jawa Timur sebelum rekomendasi izin resmi dikeluarkan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
“Masih dipertimbangkan, mungkin Senin atau Selasa kami koordinasi dengan Polda Jatim,” ujar Taat Resdi dikutip dari Antara, Minggu (19/4/2026). Pertimbangan utama kepolisian adalah menjaga agar pertandingan bergengsi ini tidak mencederai upaya pemeliharaan keamanan yang selama ini sudah berjalan baik.
Status laga sebagai pertandingan dengan risiko tinggi membuat kepolisian menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan. Skenario ini mencakup pengaturan teknis yang sangat ketat guna menjamin keselamatan seluruh pihak, mulai dari pemain, perangkat pertandingan, hingga penonton yang hadir di stadion. Ketelitian dalam mengambil keputusan menjadi prioritas utama pihak kepolisian saat ini.
Padahal, dari sisi kesiapan infrastruktur, Stadion Kanjuruhan sebenarnya telah dinyatakan memenuhi syarat untuk menggelar laga dengan klasifikasi risiko tinggi. Asesmen fasilitas stadion telah rampung dilakukan dan menunjukkan hasil positif. “Aspek infrastrukturnya sudah memenuhi,” jelas Kapolres Malang.
Meski kelayakan fisik stadion sudah terjamin, kepolisian tetap memandang kondisi sosial dan potensi kerawanan di lapangan sebagai faktor penentu yang lebih dominan. Polres Malang berjanji akan mempercepat proses kajian ini agar kepastian mengenai jalannya laga dapat segera diketahui oleh manajemen klub maupun para suporter.
Taat menegaskan bahwa keputusan akhir nantinya merupakan hasil pertimbangan komprehensif dari berbagai sudut pandang. “Kami berupaya mengambil keputusan sebaik-baiknya. Apa pun keputusannya, insyaallah berdasarkan hasil terbaik dari semua aspek,” pungkasnya. Kepastian izin ini menjadi hal yang paling dinanti mengingat besarnya animo masyarakat terhadap laga klasik dua tim besar Jawa Timur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.