Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Foto ilustrasi sepak bola, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden kericuhan yang terjadi usai laga Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U20 kembali menyorot wajah sepak bola usia muda Indonesia. Pertandingan Bhayangkara FC U20 melawan Dewa United U20 pada matchday ke-33 di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026), tidak hanya diwarnai tensi tinggi selama pertandingan, tetapi juga berujung pada aksi tidak sportif setelah peluit panjang dibunyikan.
Dalam laga tersebut, Dewa United U20 keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis, sementara Bhayangkara FC U20 hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Aqilah Lissunah. Namun, hasil akhir pertandingan justru menjadi pemicu meningkatnya emosi pemain tuan rumah.
Situasi memanas ketika beberapa pemain terlibat perselisihan di lapangan. Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi berbahaya berupa tendangan “kungfu” yang dilakukan salah satu pemain Bhayangkara FC U20 ke arah pemain lawan. Aksi tersebut langsung menuai kecaman dari publik dan memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Nama Fadly Alberto kemudian menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam insiden tersebut. Video yang viral itu memperlihatkan situasi yang jauh dari semangat sportivitas yang seharusnya menjadi dasar kompetisi usia muda.
Peristiwa ini turut mendapat perhatian serius dari pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Ia menyampaikan kekecewaannya melalui akun media sosial pribadinya dan menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak mencerminkan nilai pembinaan yang seharusnya dijaga di level junior.
“Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan. Apa pun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan contoh yang baik untuk pemain lainnya,” tulis Nova Arianto.
Bagi Anda yang mengikuti perkembangan sepak bola usia muda, insiden ini menjadi pengingat bahwa pembinaan tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga mental dan kedisiplinan di lapangan. Nova juga menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran lebih lanjut terkait keterlibatan pemain Timnas usia muda dalam insiden tersebut.
“Seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat, pastinya ada konsekuensi yang diberikan. Pemain timnas seharusnya memberikan contoh yang baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk kembali menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. “Selalu respect dengan apa pun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepak bola Indonesia,” tutup Nova.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.
Hotspot karhutla Indonesia naik menjadi 1.271 titik. Kalteng mencatat 355 titik dan Kalbar 246 titik hingga 2 Oktober 2026.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.