Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Inter Milan/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Inter Milan secara dramatis memastikan satu tempat di partai final Coppa Italia 2025-2026 seusai menumbangkan Como 1907 dengan skor tipis 3-2 pada leg kedua semifinal, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Berlaga di Stadion Giuseppe Meazza, anak asuh Cristian Chivu sempat berada di ambang kegagalan setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari tim tamu. Namun, ledakan performa luar biasa dalam 20 menit terakhir berhasil memastikan kemenangan agregat 3-2 sekaligus mengantar Inter ke partai puncak.
Kejutan Como di Babak Pertama Como tampil sangat efektif sejak peluit awal dibunyikan. Gempuran tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-32 melalui sepakan terukur Martin Baturina yang bersarang tepat di pojok kiri bawah gawang Josep Martinez. Keunggulan 1-0 untuk Como ini bertahan hingga jeda antarpemain.
Memasuki babak kedua, situasi bagi Inter semakin terjepit. Baru tiga menit berjalan tepatnya menit ke-48, Lucas da Cunha berhasil menggandakan keunggulan Como setelah memanfaatkan umpan terobosan manis dari Nico Paz. Skor 2-0 sempat membuat publik tuan rumah terbungkam karena agregat berpihak pada tim tamu.
Momentum Kebangkitan Nerazzurri Mentalitas juara yang ditunjukkan pasukan Nerazzurri mulai terlihat pada menit ke-69. Hakan Calhanoglu memecah kebuntuan melalui tendangan jarak jauh roket yang gagal diantisipasi Jean Butez, memperkecil skor menjadi 1-2.
Tekanan Inter semakin menjadi-jadi menjelang akhir laga. Pada menit ke-86, Calhanoglu kembali menjadi momok bagi pertahanan Como melalui gol sundulan hasil umpan silang akurat Petar Sucic. Kedudukan imbang 2-2 membuat atmosfer stadion bergemuruh hebat.
Hanya berselang tiga menit dari gol penyeimbang, tepatnya pada menit ke-89, giliran Petar Sucic yang menunjukkan aksi heroiknya. Gelandang muda tersebut mencetak gol penentu yang membawa Inter berbalik unggul 3-2 sekaligus memastikan keunggulan agregat bagi tuan rumah.
Menuju Partai Puncak Meskipun Como mencoba melakukan tekanan total di sisa waktu tambahan, pertahanan rapat Inter mampu menjaga keunggulan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Inter kini tinggal menunggu pemenang antara duel Atalanta dan Lazio untuk dihadapi di final Coppa Italia 2025-2026.
Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi Inter dalam perburuan gelar domestik musim ini. Karakter pantang menyerah yang ditunjukkan di San Siro menjadi pesan kuat bagi lawan-lawan mereka bahwa Nerazzurri siap bertarung hingga detik terakhir demi meraih trofi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
UGM mencatat 35 komersialisasi paten dengan nilai royalti Rp15 miliar, tertinggi di Indonesia, disusul ITB dan IPB.
Komdigi menegaskan tak semua paket internet wajib rollover, tetapi sisa kuota harus tetap dilindungi tanpa biaya tambahan.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dibuka hingga 14 Oktober. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan pelatihannya.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.