Sultan HB X Minta Toko di Jogja Sediakan APAR untuk Cegah Kebakaran
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Program Satyaraga digelar di kawasan Lodoyong Lumbungrejo.ist
Harianjogja.com, JOGJA — Upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Asuransi Jasindo melalui program bertajuk Satyaraga. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mengintegrasikan nilai kebersamaan, kontribusi sosial, dan edukasi kepada masyarakat.
Program Satyaraga digelar di kawasan Lodoyong Lumbungrejo dengan melibatkan warga setempat secara aktif. Mengangkat tema “Bertanding Kuat, Berdampak Hebat”, kegiatan ini dikemas dalam bentuk turnamen bulu tangkis yang menjadi daya tarik utama, sekaligus menjadi sarana interaksi sosial lintas usia.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana, menjelaskan bahwa Satyaraga merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai olahraga menjadi medium efektif untuk menumbuhkan kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan warga.
Tidak hanya berfokus pada kompetisi, rangkaian kegiatan juga dirancang inklusif dengan menghadirkan berbagai aktivitas pendukung. Mulai dari permainan anak, bazar UMKM lokal, hingga kegiatan olahraga bersama yang mendorong pola hidup sehat. Keterlibatan pelaku usaha kecil dalam bazar menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan, Jasindo turut memberikan dukungan berupa pembangunan fasilitas olahraga permanen. Fasilitas tersebut meliputi lapangan bulu tangkis dengan standar yang memadai, pencahayaan yang optimal, perlengkapan pertandingan, hingga area pendukung seperti tempat duduk penonton dan papan skor. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
Menurut Brellian, pembangunan fasilitas tersebut bukan sekadar pelengkap kegiatan, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang sehat dan produktif bagi masyarakat. Ia berharap fasilitas itu dapat menjadi pusat aktivitas warga yang mendorong interaksi positif.
Lebih jauh, program Satyaraga juga menjadi langkah strategis Jasindo dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial. Melalui pendekatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Satyaraga diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang mampu memperkuat solidaritas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.