Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pesepak bola Madura United Iran Junior (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Dewa United Ricky Kambuaya (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026). Dewa United mengalahkan Madura United dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/nym/pri.
Harianjogja.com, BANGKALAN — Laga sengit tersaji saat Madura United FC menjamu Dewa United FC dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026). Tim tamu berhasil mencuri kemenangan 2-1 lewat penampilan gemilang Ricky Kambuaya yang mencetak dua gol penentu.
Babak Pertama: Tuan Rumah Unggul Cepat
Sejak peluit awal dibunyikan, Madura United tampil agresif dengan tekanan tinggi. Strategi menyerang yang diterapkan langsung membuahkan hasil cepat. Pada menit ke-7, penyerang Junior Brandao sukses membuka keunggulan setelah memaksimalkan umpan matang dari Iran Goncalves Junior.
Gol tersebut membuat Madura United semakin percaya diri. Sejumlah peluang kembali tercipta, namun lini belakang Dewa United mampu meredam ancaman tambahan. Sementara itu, tim tamu mencoba keluar dari tekanan melalui permainan cepat di sisi sayap, tetapi hingga turun minum skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Babak Kedua: Perubahan Taktik Berbuah Hasil
Memasuki paruh kedua, Dewa United melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Taisei Marukawa dan Egy Maulana Vikri. Pergantian ini terbukti efektif dalam meningkatkan intensitas serangan tim berjuluk Banten Warriors.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-47. Ricky Kambuaya mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan terukur dari Alexis Messidoro. Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum berbalik ke kubu tim tamu.
Hanya berselang lima menit, Ricky kembali menunjukkan kualitasnya. Kali ini ia memanfaatkan assist dari Jonathan Carlos Pereira Souza untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Upaya Madura United dan Hasil Akhir
Tertinggal, Madura United mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo permainan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal menyamakan skor hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki, mengakui timnya tampil cukup baik meski hasil akhir tidak berpihak.
“Kami sudah bermain lebih baik dibanding laga sebelumnya, tetapi keberuntungan belum berpihak pada kami,” ujarnya.
Klasemen Sementara
Kekalahan ini membuat Madura United tertahan di papan bawah klasemen, tepatnya peringkat ke-16 dengan 26 poin dari 29 laga. Sementara itu, kemenangan penting ini mengangkat Dewa United ke posisi ketujuh dengan koleksi 44 poin.
Susunan Pemain
Madura United FC:
Dicky Indrayana; Ahmad Rusadi, Giovani Numberi, Pedro Monteiro, Roger Bonet; Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Fransiskus Alesandro; Iran Goncalves Junior, Junior Brandao, Lulinha.
Dewa United FC:
Sonny Stevens; Alta Ballah, Damion Onandi Lowe, Nick Kuipers, Jonathan Carlos; Alexis Messidoro, Hugo Gomes, Ivar Jenner; Ricky Kambuaya, Noah Sadaoui, Rafael Struick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ekspor tekstil Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga 4 persen pada 2027 didukung pemulihan permintaan global dan penguatan rantai pasok industri.
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
DLH Kulonprogo mengimbau warga tidak membakar sampah selama musim kemarau karena berisiko memicu kebakaran lahan dan melanggar aturan.
PT Pegadaian (Persero) secara resmi memasuki babak baru dalam pengelolaan hubungan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan
BMKG memprediksi El Nino bertahan hingga awal 2027 dan memicu kemarau lebih kering dengan risiko kekeringan serta karhutla yang meningkat.