Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto (ketiga kiri) memimpin latihan di Lapangan A, Kompleks GBK Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Arab Saudi. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar
Harianjogja.com, JAKARTA — Timnas U-17 Indonesia bersiap memulai kiprah di ajang Piala Asia U-17 2026 yang akan berlangsung di Jeddah pada 5–22 Mei 2026. Turnamen ini menjadi panggung penting bagi Garuda Muda untuk kembali membuktikan kualitasnya di level Asia sekaligus mengincar tiket ke Piala Dunia U-17.
Indonesia tergabung di Grup B bersama tiga kekuatan Asia, yakni Jepang, Qatar, dan China. Berdasarkan jadwal resmi, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan memulai laga perdana menghadapi China pada Selasa (5/5/2026) pukul 23.30 WIB.
Setelah itu, Indonesia dijadwalkan melawan Qatar pada Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB. Laga terakhir fase grup akan menjadi ujian terberat karena harus menghadapi Jepang pada Selasa (12/5/2026) pukul 23.00 WIB. Hanya dua tim teratas di setiap grup yang berhak melaju ke perempat final sekaligus mengamankan tiket ke ajang Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.
Skuad Garuda Muda telah bertolak ke Jeddah lebih awal guna melakukan adaptasi cuaca dan kondisi lapangan. Sebanyak 23 pemain dibawa untuk menghadapi turnamen ini, termasuk tiga pemain diaspora yang menjadi sorotan, yakni Mike Rajasa, Noha Pohan, dan Mathew Baker. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kedalaman skuad dan meningkatkan daya saing tim.
Selain itu, tim juga diperkuat pemain-pemain yang sebelumnya tampil di Kejuaraan ASEAN U-17, seperti Noah Leo Duvert, Putu Ekayana, Zidane Raditya, Chico Jericho, serta Dava Yunna. Kombinasi pemain lokal dan diaspora ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan tim yang solid.
Secara historis, performa Indonesia di level U-17 menunjukkan tren positif. Pada edisi sebelumnya, Garuda Muda sukses menembus perempat final setelah tampil impresif di fase grup. Bahkan, capaian tersebut mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17, menegaskan perkembangan signifikan sepak bola usia muda nasional.
Menghadapi edisi 2026, tantangan tentu tidak ringan. Jepang dikenal sebagai kekuatan utama Asia di level usia muda, sementara Qatar dan China juga memiliki program pembinaan yang solid. Namun, dengan persiapan matang dan komposisi pemain yang kompetitif, peluang Indonesia untuk bersaing tetap terbuka.
Jadwal Timnas U-17 Indonesia
Selasa, 5 Mei 2026: Indonesia vs China (23.30 WIB)
Sabtu, 9 Mei 2026: Indonesia vs Qatar (23.30 WIB)
Selasa, 12 Mei 2026: Indonesia vs Jepang (23.00 WIB)
Jika mampu finis di dua besar Grup B, Indonesia tidak hanya melangkah ke fase gugur, tetapi juga memastikan tempat di panggung dunia. Dukungan publik menjadi faktor penting untuk memompa semangat Garuda Muda dalam menghadapi persaingan ketat di turnamen ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.