PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
PSS Sleman promosi ke Super League usai menang 3-0 atas PSIS, sekaligus lolos ke final Pegadaian Championship. /Instagram.
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman memastikan promosi ke Super League setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas PSIS Semarang pada Pegadaian Championship di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Hasil ini sekaligus mengantar Super Elja melaju ke partai final dan mengakhiri penantian kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Atmosfer Stadion Maguwoharjo menjadi saksi keberhasilan PSS Sleman mengamankan tiket promosi ke Super League. Kemenangan meyakinkan ini tidak hanya memastikan langkah ke final Pegadaian Championship, tetapi juga mengobati kerinduan suporter Sleman untuk kembali melihat tim kebanggaan mereka bersaing di level tertinggi.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain sepanjang kompetisi.
"Yang pertama, kita mengucapkan syukur Alhamdulillah karena pertandingan tadi kita dapat memenangkan pertandingan sesuai dengan seluruh keinginan pemain," tutur Ansyari dalam Post Match Press Conference pada Minggu (3/5/2026).
Pelatih yang akrab disapa Uwak itu menegaskan bahwa tambahan tiga poin di kandang tidak hanya mengunci tiket final, tetapi juga memastikan PSS Sleman promosi ke Super League musim depan.
Ia menjelaskan, sejak awal bergabung dengan PSS Sleman, para pemain telah memiliki tekad kuat untuk membawa tim kembali ke Liga 1. Komitmen tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting keberhasilan tim.
"Karena sebelum mereka bermain, di PSS Sleman, mereka sudah punya tekad. Artinya tekad pribadi untuk bisa lolos ke Liga 1 dan hari ini mereka buktikan," tegasnya.
Ansyari menilai kemenangan tiga gol tanpa balas atas PSIS Semarang menunjukkan kualitas sekaligus mental bertanding para pemain Super Elja. Mereka dinilai mampu tampil konsisten dan penuh determinasi sepanjang laga.
"Ini kualitas pemain yang sangat baik, mereka bertarung, mereka memperjuangkan apa yang mereka [ingin] capai," tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan PSS Sleman promosi ke Super League tidak lepas dari kombinasi tekad, kerja keras, serta dukungan doa dari masyarakat Sleman. Hal tersebut menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
"Ketika mereka diberikan doa dari orang tua, masyarakat Sleman, mereka hari ini membuktikan. Terima kasih, dan kita juga bersyukur karena momen ini semuanya bisa bahagia karena kita lolos lagi ke Liga 1," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.