Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis /Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Euforia keberhasilan meraih tiket Super League langsung terasa di sesi latihan PSS Sleman, pada Selasa (5/5/2026). Suasana santai, penuh canda, dan wajah sumringah pemain menjadi gambaran kondisi tim yang kini fokus memulihkan fisik sekaligus menatap laga final.
Latihan digelar di lapangan dengan porsi ringan, menyesuaikan kondisi fisik pemain setelah pertandingan sengit melawan PSIS pada Minggu (3/5/2026). Sejumlah pemain tidak mengikuti latihan penuh dan lebih fokus menjalani pemulihan di area fisioterapi.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, menjelaskan bahwa sesi kali ini memang difokuskan untuk pemulihan kondisi pemain. Ia menyebut banyak pemain mengalami kelelahan sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus.
"Kita ada recovery training karena banyak juga pemain yang mengalami cedera. Jadi kita istirahatkan, mereka lebih banyak di fisio," terang Ansyari saat ditemui.
Meski ada pemain yang menepi, kondisi tim secara keseluruhan dipastikan tetap aman. Pemain hanya menjalani terapi ringan seperti ice bath dan pijat untuk mengembalikan kebugaran tubuh.
"Bukan cedera, recovery training, jadi dia [pemain] di pinggir ice bath, ada yang massage," ujarnya.
Kondisi ini memberi sinyal positif bagi suporter PSS Sleman, karena mayoritas pemain tetap dalam kondisi siap tempur jelang laga penentuan. Tidak ada kekhawatiran serius terkait cedera yang dapat mengganggu komposisi tim di partai final.
Ansyari juga mengakui atmosfer latihan kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Rasa lega usai mengamankan tiket promosi membuat para pemain lebih menikmati sesi latihan.
"Tetapi intinya semua pemain menjalani latihan hari ini dengan gembira, dengan satu kegembiraan yang luar biasa," tuturnya.
Antusiasme tersebut dinilai penting karena dapat berdampak langsung pada performa tim. Pemain yang tampil tanpa tekanan cenderung lebih lepas dan percaya diri saat bertanding.
Meskipun masih menyisakan satu pertandingan, fokus tim kini mulai diarahkan ke partai final. Para pemain disebut telah menunjukkan kesiapan mental yang kuat.
"Menatap untuk pertandingan final, semuanya sudah punya sikap, punya antusiasme yang cukup tinggi. Jadi mudah-mudahan ini bisa diaplikasikan nanti dalam pertandingan final nanti," tegasnya.
Dari sisi komposisi tim, PSS Sleman mendapat keuntungan tambahan. Seluruh pemain dalam kondisi siap dimainkan, ditambah aturan pemutihan kartu kuning yang membuat pilihan pemain semakin luas.
"Insyaallah semuanya bisa, aman [kondisinya]. Karena kan di pertandingan final, kartu kuning semua diputihkan. Kecuali kartu merah," tuturnya.
Dengan kondisi fisik yang mulai pulih, suasana tim yang positif, serta peluang tampil dengan kekuatan penuh, PSS Sleman kini berada dalam posisi ideal untuk menghadapi partai final—sebuah laga yang bukan hanya menentukan gelar, tetapi juga menjadi penutup manis perjalanan menuju Super League.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.