Jepang Resmikan AI Factory Terbesar di Dunia
Jepang luncurkan AI Factory pertama di dunia dengan NVIDIA! 140 MW, 27.500 GPU, target 30% pasar robotika global. Simak selengkapnya di Harianjogja.
Janice Tjen/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pasangan ganda putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, harus menghentikan langkah di Italia Terbuka 2026 setelah kalah dramatis dari wakil Amerika Serikat, Coco Gauff/Caty McNally, Minggu (10/5/2026). Pertandingan ketat selama tiga set itu berakhir dengan skor 7-5, 5-7, 11-13 untuk kemenangan pasangan AS.
Pasangan Indonesia sebenarnya tampil menjanjikan sepanjang pertandingan di Lapangan 2 Foro Italico, Roma. Janice/Aldila bahkan beberapa kali berhasil bangkit dari tekanan dan memaksa lawan bekerja keras hingga super tie break.
Pada set pertama, Janice dan Aldila sempat tertinggal cukup jauh 2-5. Situasi itu membuat peluang kemenangan terlihat menipis. Namun, keduanya menunjukkan mental bertanding yang kuat dengan merebut lima gim beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 7-5.
Kebangkitan tersebut sempat memberi harapan besar bagi publik tenis Indonesia. Permainan net Aldila yang agresif dipadukan dengan pukulan baseline Janice mampu membuat Gauff/McNally kehilangan ritme permainan.
Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Kedua pasangan saling mengejar poin hingga skor imbang 2-2. Setelah itu, Gauff/McNally mulai mendominasi dan unggul 5-2.
Meski tertinggal, Janice/Aldila kembali menunjukkan daya juang tinggi. Mereka sukses menyamakan skor menjadi 5-5 dan membuat pertandingan kembali terbuka. Sayangnya, pasangan Amerika Serikat mampu memanfaatkan momentum pada dua gim terakhir untuk merebut set kedua 7-5.
Pertandingan kemudian ditentukan lewat super tie break. Duel berlangsung menegangkan karena kedua pasangan terus bergantian memimpin angka hingga melewati poin 10.
Janice/Aldila sempat memiliki peluang untuk menutup pertandingan. Namun, ketenangan Gauff/McNally di poin-poin kritis menjadi pembeda. Pasangan Indonesia akhirnya menyerah tipis 11-13.
Kekalahan ini menjadi hasil pahit kedua secara beruntun yang dialami Janice/Aldila dalam pertandingan tiga set di ajang WTA. Sebelumnya, mereka juga tersingkir secara dramatis pada perempat final Madrid Open 2026 usai kalah dari Laura Siegemund/Vera Zvonareva dengan skor 7-5, 5-7, 8-10.
Meski gagal melangkah lebih jauh di Roma, performa Janice dan Aldila tetap mendapat apresiasi. Mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada pasangan papan atas dunia dan menunjukkan bahwa tenis putri Indonesia semakin kompetitif di level internasional.
Hasil di Italia Terbuka 2026 ini sekaligus menjadi modal evaluasi penting menjelang turnamen berikutnya. Konsistensi permainan dan ketenangan di poin penentuan menjadi aspek yang perlu diperbaiki agar mampu meraih hasil lebih baik pada kompetisi mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang luncurkan AI Factory pertama di dunia dengan NVIDIA! 140 MW, 27.500 GPU, target 30% pasar robotika global. Simak selengkapnya di Harianjogja.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Sabtu 18 Juli 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi terjadi di Kota Jogja yang mencapai 32 derajat Celsius.
Stigma nuklir sebagai bahaya dipatahkan. Kedokteran nuklir di Jogja justru bantu deteksi dan terapi kanker dengan akurasi tinggi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Inpres Nomor 8 Tahun 2026 mewajibkan pembangunan infrastruktur di habitat gajah memperhatikan koridor satwa demi menjaga populasi gajah Indonesia.