Pembuat Claude Gandeng Samsung, Industri Chip AI Memanas
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta.
Harianjogja.com, JOGJA— Arsenal semakin dekat dengan gelar juara Premier League 2025/2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas West Ham United di Stadion London, Minggu (10/5/2026) malam WIB. Namun, perhatian utama justru tertuju pada keputusan wasit yang menganulir gol tuan rumah di menit akhir pertandingan.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, secara terbuka menyoroti besarnya tekanan yang dihadapi wasit dalam laga krusial tersebut. Ia menyebut keputusan penting seperti yang terjadi di penghujung laga bisa menentukan arah musim dua klub besar yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
Arsenal sejatinya tampil dominan sejak awal pertandingan dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Meski begitu, tim asuhan Arteta gagal memaksimalkan kesempatan yang ada di babak pertama. Situasi berjalan ketat hingga memasuki menit-menit akhir laga yang penuh tensi tinggi.
Momen penentu terjadi pada menit ke-83 ketika Leandro Trossard berhasil memecah kebuntuan. Ia memanfaatkan umpan matang dari Martin Ødegaard untuk mencetak gol tunggal yang membawa Arsenal unggul. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.
Drama semakin memuncak ketika West Ham sempat mencetak gol penyeimbang di penghujung laga. Namun, setelah tinjauan, wasit menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya, sebelum bola masuk ke gawang. Keputusan ini disambut beragam reaksi, namun Arteta justru memberikan dukungan terhadap ketegasan pengadil lapangan.
Menurut Arteta, keputusan tersebut tepat meski berada di bawah tekanan besar. Ia menilai wasit harus membuat keputusan dalam situasi yang sangat sulit dan berpengaruh besar terhadap perjalanan kompetisi. Sikap ini menjadi sorotan karena jarang diungkapkan pelatih dalam momen sepenting ini.
Di sisi lain, Arteta tetap mengingatkan bahwa Arsenal belum bisa berselebrasi. Dengan dua laga tersisa melawan Burnley dan Crystal Palace, The Gunners masih harus menyelesaikan pekerjaan mereka untuk memastikan gelar juara benar-benar berada di tangan.
“Kami harus tetap fokus dan menyelesaikan dua pertandingan terakhir,” menjadi pesan utama Arteta kepada timnya, dikutip dari laman resmi. Ia menegaskan bahwa konsistensi dan kemampuan menang dalam berbagai situasi akan menjadi kunci penentu akhir musim.
Dengan hasil ini, Arsenal kini berada di posisi sangat menguntungkan dalam perburuan gelar. Namun, drama Premier League belum sepenuhnya berakhir, dan dua laga terakhir akan menjadi penentu apakah musim ini benar-benar menjadi milik The Gunners.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.
Said Iqbal turun langsung telusuri isu PHK di Tokopedia dan TikTok, pemerintah utamakan dialog dan perlindungan pekerja.
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang ditangani dengan TMC, water bombing, dan metode inject untuk padamkan api bawah tanah.
Vrama Billiard dan Kanaya Munch & Mingle fokus memulihkan operasional usai kebakaran Rp20 miliar sambil mengapresiasi tim gabungan.