Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Marselino Ferdinan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Oxford United melakukan perombakan besar usai terdegradasi ke League One musim depan. Sebanyak 10 pemain resmi dilepas klub, tetapi dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, masih dipertahankan. Meski demikian, situasi keduanya ternyata sangat berbeda.
Kepastian tersebut diumumkan langsung Oxford United melalui daftar pemain yang dipertahankan dan dilepas setelah musim 2025/2026 berakhir.
Nama Ole Romeny dan Marselino tidak masuk dalam daftar pemain yang kontraknya dihentikan per 30 Juni 2026.
Namun di balik kabar baik itu, masa depan Marselino ternyata belum sepenuhnya aman.
Ole Romeny berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman dibanding Marselino.
Penyerang Timnas Indonesia tersebut masih memiliki kontrak bersama Oxford United hingga Juni 2028.
Ole didatangkan dari FC Utrecht pada Januari 2025 dan langsung mendapatkan kontrak jangka panjang.
Situasi itu membuat posisinya relatif aman meski Oxford United harus turun kasta ke League One.
Ole kini diperkirakan akan menjadi bagian penting proyek kebangkitan Oxford musim depan.
Berbeda dengan Ole, kontrak Marselino Ferdinan bersama Oxford United akan habis pada 30 Juni 2026.
Saat ini Marselino juga tengah dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trenčín, demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Meski belum dilepas, Oxford United juga belum memberikan kepastian soal perpanjangan kontrak pemain muda Indonesia tersebut.
Artinya, performa Marselino selama masa peminjaman akan sangat menentukan nasibnya musim depan.
Jika tampil impresif, peluang mendapatkan kontrak baru tetap terbuka. Namun bila gagal menunjukkan perkembangan signifikan, Marselino berpotensi hengkang secara gratis setelah kontraknya berakhir.
Perombakan skuad dilakukan Oxford United setelah klub dipastikan terdegradasi dari Championship ke League One.
Klub yang dimiliki Ketua Umum PSSI Erick Thohir itu finis di peringkat ke-22 klasemen akhir dan gagal bertahan di kasta kedua sepak bola Inggris.
Akibatnya, manajemen langsung melakukan evaluasi besar terhadap skuad.
Sebanyak 10 pemain dipastikan hengkang karena kontraknya tidak diperpanjang.
Beberapa nama yang dilepas di antaranya:
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi efisiensi sekaligus pembentukan ulang tim untuk menghadapi kompetisi League One musim depan.
Situasi ini juga menarik perhatian publik Indonesia karena menyangkut masa depan dua pemain Timnas.
Ole Romeny kini memiliki peluang besar untuk mendapatkan menit bermain reguler bersama Oxford United musim depan.
Sementara Marselino menghadapi fase penting dalam kariernya. Penampilannya bersama AS Trenčín bisa menentukan apakah ia tetap bertahan di Inggris atau justru mencari klub baru.
Kini perhatian suporter Indonesia tertuju pada bagaimana kedua pemain tersebut memanfaatkan peluang mereka di Eropa pada musim depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.