Suadesa Festival 2026, PGN Dorong UMKM Desa Naik Kelas
Suadesa Festival 2026 digelar di Sleman pada 22–23 Agustus, menghadirkan UMKM, seni budaya, Jikustik, The Rain, dan kegiatan lingkungan.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.cm, BANTUL—PSIM Yogyakarta menargetkan kemenangan saat menjamu Madura United pada laga kandang terakhir mereka di BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026). Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel ingin timnya menutup pertandingan kandang musim ini dengan hasil positif di depan pendukung sendiri.
Ambisi meraih tiga poin dipastikan tidak mudah bagi PSIM. Madura United datang dengan motivasi tinggi karena masih berjuang mengamankan posisi di kasta tertinggi kompetisi musim depan.
“Saya tentu ingin memenangkan laga lawan Madura United besok,” kata Van Gastel dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu.
Saat ini Madura United masih berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin.
Posisi tersebut membuat Madura United belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Mereka hanya unggul satu poin dari Persis Solo yang pada Sabtu berhasil menang 1-0 atas Dewa United Banten FC.
Dengan dua pertandingan tersisa musim ini, kemenangan atas PSIM menjadi target penting bagi Madura United untuk menjaga peluang bertahan di Super League tanpa bergantung pada hasil tim lain pada pekan terakhir.
“ Mereka (Madura-red) pasti akan main all out karena butuh menang untuk menjaga jarak dengan Persis Solo,” kata Van Gastel.
Pelatih asal Belanda itu juga mengakui Madura United sedang berada dalam performa yang cukup baik pada putaran kedua kompetisi. Dalam enam pertandingan terakhir, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut mampu meraih empat kemenangan.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang ke pertandingan ini dengan modal positif setelah kembali ke jalur kemenangan pada laga sebelumnya.
PSIM sukses meraih tiga poin usai mengalahkan Malut United dengan skor 2-0 di kandang. Hasil tersebut membuat Laskar Mataram kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 42 poin.
Van Gastel menilai persaingan di Liga Indonesia musim ini berlangsung sangat ketat sehingga tidak ada pertandingan yang mudah untuk dijalani.
“Di kompetisi Liga Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah karena setiap tim sangat kompetitif. Madura United juga mengoleksi banyak poin di akhir musim ini dengan bermain low block dan transisinya. Tentu saja akan sangat sulit menghadapi tim yang bermain seperti itu di level mana pun,” tutur Van Gastel.
Menurut dia, strategi bertahan rapat dan serangan balik cepat yang diterapkan Madura United menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM Yogyakarta pada laga penutup kandang musim ini di Stadion Sultan Agung Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Suadesa Festival 2026 digelar di Sleman pada 22–23 Agustus, menghadirkan UMKM, seni budaya, Jikustik, The Rain, dan kegiatan lingkungan.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Basarnas mencatat 601 kecelakaan kapal hingga 15 Agustus 2026 dengan 3.607 korban. Sebanyak 239 orang meninggal dan 203 hilang.