Ranking BWF Bergeser, Ganda Putra Indonesia Tunjukkan Kebangkitan

Jumali
Jumali Selasa, 19 Mei 2026 18:07 WIB
Ranking BWF Bergeser, Ganda Putra Indonesia Tunjukkan Kebangkitan

Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—Kabar menggembirakan datang dari dunia bulu tangkis Indonesia setelah pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin kembali mencuri perhatian lewat lonjakan peringkat dunia. Setelah lama tidak berpasangan di turnamen internasional, keduanya sukses melakukan comeback manis usai menjuarai Thailand Open 2026.

Dalam pembaruan ranking Badminton World Federation (BWF) per Selasa (19/5/2026), Leo/Daniel langsung melonjak ke peringkat 157 dunia dengan tambahan 9.200 poin. Hasil tersebut menjadi titik balik penting setelah keduanya sempat tidak aktif sebagai pasangan selama lebih dari satu tahun.

Turnamen terakhir mereka sebagai duet terjadi pada Indonesia Open 2024 sebelum kemudian berpisah karena rotasi pasangan dan kondisi cedera. Daniel Marthin sempat absen panjang akibat cedera lutut, sementara Leo Rolly Carnando sempat dipasangkan dengan partner berbeda di sejumlah turnamen.

Konsistensi performa di Thailand Open Super 500 2026 menjadi sinyal positif bahwa duet ini kembali menemukan ritme permainan terbaik mereka. Jika tren tersebut berlanjut, bukan tidak mungkin posisi mereka akan terus merangkak naik dalam beberapa pekan ke depan.

Di sektor ganda putra lain, pasangan baru Bagas Maulana dan Muhammad Putra Erwiansyah mulai masuk dalam daftar ranking dunia di posisi 442 dengan 2.220 poin, meski langkah mereka terhenti di babak pertama Thailand Open. Sementara itu, duet Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat menunjukkan perkembangan positif dengan naik ke peringkat 29 dunia berkat performa yang stabil.

Pergerakan ini menjadi gambaran awal regenerasi sektor ganda putra Indonesia yang terus berjalan dinamis, dengan kombinasi pasangan baru dan lama yang saling bersaing di level internasional.

Di sektor tunggal putra, kabar positif datang dari pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah yang naik lima peringkat ke posisi 38 dunia. Sebaliknya, Anthony Sinisuka Ginting harus turun satu tingkat ke posisi 46, menunjukkan ketatnya persaingan di papan atas dunia.

Sektor tunggal putri juga mencatat tren peningkatan. Dua pemain muda Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, sama-sama naik lima peringkat setelah tampil kompetitif di Thailand Open 2026. Thalita kini berada di posisi 56 dunia, sedangkan Ni Kadek menempati peringkat 79.

Thalita bahkan mencatat pencapaian penting dengan menembus babak 16 besar sebelum dihentikan oleh pemain unggulan Thailand, Ratchanok Intanon, dalam laga tiga gim yang berlangsung ketat.

Lonjakan signifikan juga terjadi di sektor ganda putri melalui pasangan muda Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine yang naik tujuh peringkat ke posisi 31 dunia setelah mencapai perempat final turnamen Super 500 untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, dua pasangan senior ganda putri Indonesia juga mencatat kenaikan, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang naik ke posisi 15, serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang menembus peringkat 13 dunia.

Sektor ganda campuran turut menunjukkan perkembangan positif dengan Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu yang masih bertahan di jajaran 10 besar dunia sebagai pasangan Indonesia terbaik.

Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berada di posisi 16, disusul Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di peringkat 19, serta Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana yang naik ke posisi 30 dunia.

Perubahan ranking ini diperkirakan masih akan bergerak dalam waktu dekat, mengingat sejumlah atlet Indonesia tengah berlaga di Malaysia Masters 2026 pada 19–24 Mei. Hasil turnamen tersebut berpotensi kembali mengubah peta persaingan dunia.

Dengan dinamika yang terus berubah, perkembangan para atlet Indonesia di berbagai sektor menjadi modal penting untuk menjaga persaingan di level internasional sekaligus memperkuat regenerasi bulu tangkis nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online