Astrid Dorong Solo Jadi Kota Wisata Sekaligus Pusat Pengetahuan
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Arema FC sukses menutup laga pekan ke-34 BRI Super League 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5/2026). Ist/AremaFC
Harianjogja.com, MALANG — Arema FC sukses menutup laga pekan ke-34 BRI Super League 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5/2026). Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, namun Arema mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Gol cepat langsung membuka keunggulan tuan rumah. Bomber Arema, Joel Vinicius, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-2 babak pertama. Ia melepaskan tembakan keras kaki kanan di dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang akurat dari Dalberto.
Gol tersebut membuat Arema semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. PSIM yang tertinggal mencoba bangkit dengan membangun serangan dari lini tengah melalui Ezequel Vidal dan Jose Valente, namun solidnya lini belakang Arema membuat upaya tersebut kerap kandas.
Skor 1-0 untuk keunggulan Arema bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema kembali menambah tekanan. Kombinasi Arkhan Fikri dan Dalberto di lini tengah berhasil mengalirkan bola cepat ke sektor sayap. Serangan tersebut membuahkan hasil lewat gol kedua Arema yang membuat skor berubah menjadi 2-0, setelah skema serangan balik cepat tak mampu diantisipasi pertahanan PSIM.
PSIM Yogyakarta baru mampu memperkecil ketertinggalan di babak kedua. Melalui skema bola mati, salah satu pemain PSIM, D. Corve berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema dan mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke 52. Gol ini sempat memberi harapan bagi tim tamu.
Namun Arema kembali menunjukkan dominasinya. Tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah gol ketiga yang memastikan kemenangan 3-1 bagi Singo Edan. Gol penutup yang diciptakan oleh Valdeci pada menit kr 88 ini sekaligus mengunci tiga poin penting di laga terakhir musim kompetisi.
Sepanjang pertandingan, kedua tim sama-sama berusaha keras menutup musim dengan hasil terbaik. PSIM mencoba meningkatkan intensitas serangan di menit-menit akhir, tetapi Arema tetap mampu menjaga ritme permainan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain kedua tim
Arema: Adi Satryo (kiper), Rio Fahmi, Johan Alfarizi, Walison, Matheus, Arkhan Fikri, Julian Guevara, Betinho, Joel Vinicius, Dalberto, Gabriel Silva.
PSIM: Cahya Supriadi (kiper), Yasaku Yamadera, Jop van der Avert, Franco, Rio Hardiawan, Riyanto Abiyoso, Shavio Sheva, Gulam Fatkur, Jose Valente, Ezequel Vidal, Deri Corfe.
Dengan hasil ini, Arema menutup musim dengan kemenangan meyakinkan, sementara PSIM harus pulang dengan evaluasi besar untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Ambisi PSIM Jogja masuk 10 besar pun gagal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.
MK menilai gugatan syarat administrasi Gibran tidak relevan dan telah melampaui tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.