Antonio Conte Berkelakar Sarankan Guardiola Latih Timnas Italia

Jumali
Jumali Senin, 25 Mei 2026 18:57 WIB
Antonio Conte Berkelakar Sarankan Guardiola Latih Timnas Italia

Antonio Conte. - Harian Jogja/Ist

Harianjogja.com, NAPOLI—Antonio Conte resmi berpisah dengan Napoli setelah dua musim mengasuh klub berjuluk Partenopei tersebut. Pengumuman perpisahan disampaikan tepat seusai laga pamungkas Serie A musim 2025/2026 melawan Udinese di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (24/5/2026), yang berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Napoli.

Dalam momen perpisahan tersebut, Conte menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen dan para pendukung setia Napoli. “Merupakan sebuah kehormatan dan sangat spesial bisa melatih Napoli. Dua musim yang luar biasa dan pengalaman yang istimewa,” ujar Conte dalam konferensi pers bersama Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis.

Ketika disinggung mengenai masa depan kariernya, khususnya rumor yang mengaitkannya dengan kursi kepelatihan tim nasional Italia yang kini kosong pasca-kepergian Gennaro Gattuso pada April 2026, Conte memilih untuk tidak memberikan jawaban pasti. Menariknya, ia justru melempar kelakar dengan menyebut nama pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sebagai figur yang ideal. “Saran saya, rekrut saja Pep Guardiola,” kata Conte sembari tersenyum. Selain Guardiola, nama pelatih Simone Inzaghi juga disebut-sebut masuk dalam radar bursa pelatih Gli Azzurri.

Selama dua musim menjabat di Naples, Conte menorehkan perjalanan yang fluktuatif. Pada musim debutnya (2024/2025), ia sukses mengantarkan Napoli merengkuh gelar juara Serie A. Namun pada musim 2025/2026, Napoli gagal mempertahankan takhta setelah harus puas finis di posisi kedua, tertinggal 11 poin dari Inter Milan.

Di panggung Eropa, Napoli juga gagal berbicara banyak di Liga Champions musim 2025/2026. Performa yang inkonsisten, ditambah dengan badai cedera pemain kunci, menjadi faktor utama yang menghambat laju Partenopei untuk meraih hasil maksimal. Meski sempat dikabarkan akan hengkang lebih awal, Conte sejatinya sempat memilih untuk bertahan setelah berdiskusi dengan manajemen. Bahkan, Napoli telah mendatangkan sejumlah pemain bintang, namun langkah tersebut belum cukup untuk mempertahankan dominasi mereka di liga domestik.

Kini, kepergian Conte menandai awal dari era baru di kubu Napoli. Manajemen klub asal Italia selatan ini harus segera bergerak cepat menentukan sosok pelatih pengganti guna menjaga stabilitas tim menjelang musim kompetisi mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online