Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Penyerang sayap Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia (kiri) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (11/3/2026) waktu setempat. uefa.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Paris Saint-Germain (PSG) datang ke final Liga Champions 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Winger andalan mereka, Khvicha Kvaratskhelia, yakin Les Parisiens mampu mempertahankan gelar saat menghadapi Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/6/2026).
Pemain asal Georgia itu menegaskan PSG memiliki kualitas untuk kembali mencatatkan sejarah di kompetisi paling elite di Eropa tersebut.
“Semua ini sangat penting. Kami adalah juara bertahan dan kami yakin bisa menang lagi,” ujar Kvaratskhelia, dikutip dari UEFA, Jumat (29/5/2026).
Misi Back to Back, PSG Tantang Dominasi Real Madrid
Jika berhasil menaklukkan Arsenal, PSG akan menjadi klub pertama selain Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions di era modern (sejak 1992/1993).
Seperti diketahui, Real Madrid terakhir mencatatkan rekor luar biasa dengan tiga gelar beruntun pada 2016 hingga 2018.
Final ini juga menjadi pertemuan keempat PSG dan Arsenal sejak awal musim lalu. PSG memiliki keunggulan setelah memenangi dua pertemuan terakhir, termasuk saat menyingkirkan The Gunners di semifinal musim sebelumnya.
PSG Konsisten Jadi Kekuatan Baru Eropa
Dalam beberapa musim terakhir, PSG menjelma sebagai kekuatan dominan di Eropa. Sejak 2020, klub asal Prancis itu tercatat paling sering tampil di final Liga Champions, dengan tiga kali penampilan.
Puncaknya terjadi musim lalu saat PSG meraih trofi usai menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Allianz Arena di bawah asuhan Luis Enrique.
Sempat Terseok, PSG Bangkit di Paruh Musim
Meski berstatus juara bertahan, perjalanan PSG musim ini tidak sepenuhnya mulus. Kvaratskhelia mengakui timnya sempat kesulitan di awal kompetisi akibat jadwal padat dan minim waktu pemulihan.
Namun, PSG perlahan menemukan ritme permainan terbaiknya.
“Di tengah musim kami mulai sadar kekuatan kami. Kami bermain lebih padu, terus menang, dan akhirnya mencapai final,” katanya.
Kvaratskhelia Jadi Kunci PSG
Performa Kvaratskhelia menjadi salah satu faktor penting di balik sukses PSG melaju ke final. Ia terlibat dalam 10 gol di fase gugur Liga Champions musim ini, dengan rincian tujuh gol dan tiga assist.
Catatan tersebut menjadikannya pemain paling produktif di fase knockout musim 2025/2026.
Tak hanya itu, ia juga mencetak rekor sebagai pemain pertama yang selalu berkontribusi gol atau assist dalam tujuh laga beruntun di fase gugur dalam satu musim.
Treble Gagal, Fokus PSG Kini ke Liga Champions
Musim lalu, PSG sukses meraih treble winners, termasuk gelar Liga Champions. Namun, musim ini peluang tersebut pupus setelah mereka tersingkir dari Coupe de France di babak 32 besar.
Kini, fokus penuh PSG tertuju pada final Liga Champions demi mempertahankan supremasi mereka di Eropa.
Dengan performa yang kembali solid dan kepercayaan diri tinggi, Les Parisiens siap menghadapi tantangan besar dari Arsenal dalam laga penentuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
BYD M9 dipastikan meluncur di Australia akhir 2026. MPV plug-in hybrid ini menawarkan tenaga 218 kW, jarak tempuh hingga 850 km, dan siap menantang Kia Carnival
Kekeringan DIY 2026 disebut mirip kondisi 2023. BPBD mencatat 5,047 juta liter air telah disalurkan ke empat kabupaten.
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.