AI Jepang Ini Bisa Temukan Sampah Plastik di Dasar Laut, 3 Kali Lebih Cepat
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Pemain Timnas Indonesia U-19 Arkhan Kaka/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Persaingan memperebutkan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 mulai memanas. Timnas Indonesia U-19 untuk sementara menempati posisi kedua dalam klasemen runner-up terbaik meski memiliki catatan yang sama dengan Malaysia U-19.
Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dan selisih gol +3 dari laga perdana. Namun, Garuda Muda kalah dalam perhitungan poin fair play karena menerima kartu kuning lebih banyak dibandingkan Malaysia.
Situasi ini membuat peluang Indonesia menuju semifinal masih terbuka lebar, tetapi setiap pertandingan berikutnya akan menjadi sangat menentukan.
Sesuai regulasi turnamen, hanya juara dari masing-masing grup yang otomatis lolos ke semifinal. Satu tiket tersisa diberikan kepada tim runner-up terbaik dari seluruh grup.
Artinya, Indonesia tidak hanya harus bersaing di Grup A, tetapi juga harus memantau hasil pertandingan dari grup lain yang dapat memengaruhi posisi klasemen runner-up terbaik.
Pada laga pembuka, Indonesia U-19 meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Myanmar U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam.
Hasil tersebut sebenarnya cukup menjanjikan. Namun, pada pertandingan lain di Grup A, Vietnam U-19 juga mencatat kemenangan identik 3-0 atas Timor Leste U-19.
Karena memiliki poin dan selisih gol yang sama, Vietnam untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A berkat keunggulan dalam aspek fair play. Indonesia pun harus menempati posisi kedua.
Kondisi serupa terjadi dalam klasemen runner-up terbaik. Malaysia U-19 memimpin setelah menang 3-0 atas Singapura U-19 di Grup B.
Malaysia mengoleksi tiga poin dengan selisih gol +3, sama seperti Indonesia. Namun, Malaysia unggul karena tidak menerima kartu kuning dalam laga pembuka.
Sebaliknya, Indonesia mendapatkan dua kartu kuning sehingga kalah dalam perhitungan disiplin. Faktor tersebut membuat Malaysia berada di atas Garuda Muda meski statistik utama keduanya identik.
Sementara itu, posisi ketiga klasemen runner-up terbaik masih ditempati Kamboja U-19 dengan nol poin. Tim tersebut belum memainkan pertandingan karena Grup C baru memulai kompetisi pada hari berikutnya.
Bagi Indonesia, pertandingan berikutnya melawan Timor Leste U-19 menjadi sangat penting. Selain memburu kemenangan untuk menekan Vietnam dalam perebutan juara grup, Garuda Muda juga harus menjaga disiplin permainan.
Setiap kartu kuning berpotensi menjadi penentu jika nantinya terjadi kesamaan poin dan selisih gol dengan tim lain. Dalam situasi seperti sekarang, faktor fair play terbukti mampu mengubah posisi klasemen.
Persaingan menuju semifinal diperkirakan akan semakin ketat seiring berjalannya fase grup. Karena itu, Indonesia tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga harus menjaga produktivitas gol dan meminimalkan pelanggaran yang berujung kartu.
Peluang Garuda Muda masih sangat terbuka. Namun, hasil dari grup lain dan faktor disiplin akan menjadi bagian penting yang menentukan langkah Indonesia di Piala AFF U-19 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..
Kualitas udara Jakarta Sabtu pagi berada di AQI 113 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Karhutla di Samboja mengancam Sekolah Hutan. Sebanyak 11 orangutan berhasil dievakuasi ke kandang penyelamatan dengan selamat.