Sphephelo Sithole Pemain Pertama yang Diusir di Piala Dunia 2024

Jumali
Jumali Jum'at, 12 Juni 2026 10:07 WIB
Sphephelo Sithole Pemain Pertama yang Diusir di Piala Dunia 2024

Sphephelo Sithole/ AFP

Harianjogja.com, JOGJA—Piala Dunia 2026 baru memasuki pertandingan pembuka, tetapi sebuah rekor yang tidak diharapkan sudah tercatat dalam sejarah turnamen. Gelandang tim nasional Afrika Selatan, Sphephelo Sithole, menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah langsung pada ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Insiden itu terjadi saat Afrika Selatan menghadapi Meksiko pada laga pembuka Grup A, di Stadion Azteca, Kota Meksiko, pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Pertandingan yang berlangsung ketat berubah menjadi semakin sulit bagi Afrika Selatan ketika Sithole diusir oleh wasit Wilton Sampaio asal Brasil keluar lapangan pada menit ke-49.

Dilansir dari Fox Spots, wasit Wilton Sampaio memberikan kartu merah kepada Sithole karena dianggap melakukan pelanggaran yang menggagalkan peluang emas mencetak gol atau dikenal dengan istilah Denial of an Obvious Goal-Scoring Opportunity (DOGSO).

Dalam tayangan ulang, pemain Meksiko Brian Gutierrez terlihat berhasil lolos dari kawalan dan bergerak bebas menuju area berbahaya. Sithole yang berusaha menghentikan laju lawannya melakukan tekel yang berujung pelanggaran.

Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung. Protes dari pemain Afrika Selatan tidak mengubah keputusan tersebut setelah Video Assistant Referee (VAR) turut menguatkan penilaian bahwa pelanggaran itu memang memenuhi unsur DOGSO.

Selain Sithole, wasit Wilton Sampaio akhirnya juga mengusir Themba Zwane (Afrika Selatan) di menit ke-84 karena perilaku tidak sportif, dan César Montes (Meksiko) juga dikartu merah di injury time babak kedua.

Sosok Penting di Lini Tengah Afrika Selatan

Di balik catatan kurang menyenangkan, Sphephelo Sithole merupakan salah satu pemain penting dalam skuad Afrika Selatan.

Pemain kelahiran Durban, 3 Maret 1999, itu dikenal sebagai gelandang bertahan yang memiliki kemampuan bertahan kuat sekaligus distribusi bola yang baik. Kariernya berkembang di Portugal setelah menimba ilmu di akademi Sporting CP.

Perjalanan profesionalnya berlanjut bersama Belenenses SAD sebelum akhirnya memperkuat klub Portugal lainnya, Tondela. Pengalamannya bermain di Eropa membuat Sithole menjadi salah satu andalan Bafana Bafana dalam beberapa tahun terakhir.

KeteranganDetail
Nama LengkapSphephelo Sithole
Tanggal Lahir3 Maret 1999
Tempat LahirDurban, Afrika Selatan
PosisiGelandang Bertahan
KlubTondela (Portugal)
Tim NasionalAfrika Selatan

Kartu merah tersebut tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan melawan Meksiko, tetapi juga memengaruhi persiapan Afrika Selatan untuk laga berikutnya.

Sebagai pemain yang berperan menjaga keseimbangan lini tengah, absennya Sithole akibat hukuman suspensi otomatis menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih. Afrika Selatan harus mencari alternatif untuk mengisi peran vital yang selama ini dijalankan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Selain kehilangan tenaga di lapangan, status sebagai pemain pertama yang mendapat kartu merah di Piala Dunia 2026 juga menjadi beban psikologis yang harus dihadapi Sithole.

Meski demikian, perjalanan turnamen masih panjang. Afrika Selatan masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki posisi mereka di fase grup saat Sithole menjalani hukuman larangan bermain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online