Lima Aksi Gerindra Sleman di Tlogo Putri, dari Tanam Pohon hingga Bagi Sembako
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Suasana pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadion, Kamis (11/6/2026) ist/pialadunia l2026
Harianjogja.com, JOGJA — Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling sulit ditebak dalam sejarah sepak bola modern. Dengan format baru yang melibatkan 48 tim, peluang kejutan semakin terbuka lebar, termasuk dari sejumlah negara yang tidak masuk daftar favorit utama, tetapi memiliki potensi besar sebagai “kuda hitam”.
Sejumlah analis sepak bola internasional menilai, turnamen kali ini tidak hanya akan didominasi tim raksasa seperti Brasil, Prancis, atau Argentina. Tim-tim dari Asia, Afrika, hingga Eropa non-unggulan justru berpeluang menciptakan sensasi besar.
Deretan Kuda Hitam
Salah satu nama yang paling disorot adalah Morocco national football team. Performa mereka yang mencapai semifinal Piala Dunia 2022 bukan lagi dianggap kejutan biasa. Dengan pertahanan disiplin, organisasi permainan rapi, serta kemampuan serangan balik cepat, Maroko kini dianggap sebagai salah satu ancaman nyata bagi tim elite dunia.
Dari Asia, Japan national football team kembali masuk radar sebagai tim yang sangat konsisten. Kemenangan mereka atas Jerman dan Spanyol di Piala Dunia sebelumnya menjadi bukti bahwa Jepang bukan lagi sekadar pelengkap turnamen. Gaya bermain disiplin, pressing tinggi, dan pemain yang matang di Eropa membuat mereka sangat sulit dikalahkan.
Sementara itu, Eropa memiliki kejutan baru melalui Norway national football team. Kehadiran Erling Haaland dan Martin Ødegaard membuat Norwegia disebut memiliki salah satu generasi emas paling berbahaya saat ini. Jika mampu lolos dan tampil stabil, mereka berpotensi menjadi ancaman serius di fase gugur.
Dari Amerika Selatan, Ecuador national football team juga tidak bisa diremehkan. Tim ini dikenal kuat secara fisik, cepat dalam transisi, dan terbiasa menghadapi tekanan tinggi saat melawan Brasil maupun Argentina di kualifikasi.
Sebagai tuan rumah, Mexico national football team memiliki keuntungan besar dari dukungan publik sendiri. Atmosfer stadion yang panas kerap menjadi faktor pembeda, terutama dalam pertandingan-pertandingan ketat.
Selain itu, Switzerland national football team dikenal sebagai tim paling konsisten yang sulit dikalahkan, sementara Sweden national football team membawa potensi kebangkitan dengan lini serang baru yang lebih tajam. Tidak ketinggalan, Turkey national football team menjadi salah satu tim muda yang bisa mengejutkan jika mampu tampil lepas.
Dengan format 48 tim, Piala Dunia 2026 dipastikan membuka lebih banyak ruang kejutan. Namun dari berbagai kandidat, tiga tim paling sering disebut sebagai kuda hitam utama adalah Maroko, Jepang, dan Norwegia.
Ketiganya dinilai memiliki kombinasi paling lengkap antara kualitas individu, organisasi permainan, dan mental bertanding di level tertinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Elektabilitas Golkar mencapai 10,7% dalam survei IPO dan 11,7% versi Voxpol. AMPG menyebut konsolidasi dan kegiatan sosial menjadi fokus kader.
BMKG memprakirakan hujan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi gelombang tinggi, banjir rob, dan awan cumulonimbus.
Harry Kane meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol untuk klub dan timnas, sekaligus menjadi pemain Inggris pertama yang menang sejak 2001.
Kemenhub memastikan tiket pesawat domestik kelas ekonomi turun 11-13 persen selama Nataru 2026/2027 melalui stimulus pemerintah.
Kemenhub mencatat 78 bandara terdampak karhutla pada Oktober 2026. Sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan sejak 14 Agustus.