Libur MBG Picu Harga Telur dan Ayam di Gunungkidul Turun
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
IstimewaYudha Wahyu Surya Pratama saat tampil di AVC Cup 2026 di Cina.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelajar asal Kalurahan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yudha Wahyu Surya Pratama, 17, berhasil menembus skuad Timnas Voli U18 Indonesia yang berlaga pada AVC U18 2026 di Tiongkok. Keberhasilannya menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus menunjukkan potensi atlet muda asal Gunungkidul di tingkat internasional.
Yudha dipercaya mengisi posisi opposite hitter setelah lolos seleksi nasional yang digelar Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) di Semarang. Sebelum memperkuat tim nasional, ia juga membela Ganeksa Bhumikarta pada kompetisi Livoli Divisi Utama 2025.
Pelatih Ganeksa Bhumikarta, Dadang Mustafa, mengatakan Yudha telah berlatih bersama klub tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. "Yudha berposisi sebagai opposite hitter dan sejak SD sudah berlatih bersama tim Ganeksa," kata Dadang Mustafa kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Menurut Dadang, bakat Yudha sudah terlihat sejak usia dini. Postur tubuhnya yang kini mencapai 193 sentimeter menjadi salah satu modal penting untuk berkembang sebagai atlet bola voli.
Selain didukung kemampuan fisik, Yudha juga dinilai memiliki disiplin dan semangat latihan yang tinggi. Meski telah menjadi langganan atlet pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) serta berbagai kejuaraan bola voli pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta, ia tetap rutin mengikuti setiap sesi latihan. "Sebelum tampil di timnas, Yudha juga tampil apik saat membela Ganeksa di ajang Livoli Divisi Utama tahun lalu," ungkapnya.
Dadang menjelaskan kesempatan bergabung dengan Timnas Voli U18 terbuka setelah PB PBVSI menggelar seleksi nasional di Semarang. "Dia ikut seleksi dan dinilai memenuhi kriteria menjadi opposite hitter di timnas sehingga masuk skuad yang berlaga di Tiongkok," katanya.
Pada laga perdana AVC U18 2026, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Tiongkok dengan skor 1-3. Meski demikian, Dadang menilai peluang Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka karena masih akan menghadapi Hong Kong dan Taiwan. "Mudah-mudahan di dua laga bisa sapu bersih sehingga lolos ke babak berikutnya. Apa yang diraih Yudha juga bisa memberikan motivasi atlet muda asal Gunungkidul untuk terus berprestasi," katanya.
Ayah Yudha, Dedy Sumaryana, mengaku bangga putra sulungnya mampu menembus Timnas Voli U18 Indonesia. Ia berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal bagi Yudha untuk menembus tim nasional senior pada masa mendatang. "Saya bangga Yudha bisa ikut timnas U-18. Mudah-mudahan prestasinya bisa terus lanjut ke timnas senior," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Pemerintah merestrukturisasi proyek Tol Getaci setelah dua kali lelang gagal menarik investor. Evaluasi ditargetkan selesai pada 2027.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Pemkab Kulonprogo menyiapkan guru sementara untuk Sekolah Rakyat Gulurejo hingga guru definitif hasil rekrutmen Kemensos mulai bertugas.
Pakar UGM menyebut latihan angkat beban membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung fungsi otak jika dikombinasikan dengan olahraga kardio.