Suporter PSS Sleman Kecelakaan di Tol Madiun, Ini Penjelasan Manajemen
Manajemen PSS Sleman mengonfirmasi kecelakaan rombongan suporter di Tol Madiun KM 616 saat menuju Surabaya. Identitas dan jumlah korban masih diverifikasi.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai Japan Open 2026 usai mengalahkan ganda nomor satu dunia Kim Won-ho/Seo Seung-jae. /Instagram.
Harianjogja.com, TOKYO— Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan gelar juara Japan Open 2026 setelah menaklukkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, pada partai final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Minggu. Kemenangan dua gim langsung itu sekaligus memastikan Indonesia tidak pulang dengan tangan hampa dari turnamen BWF Super 750 tersebut.
Fajar/Fikri tampil meyakinkan sepanjang laga final. Mereka mengatasi tekanan Kim/Seo dan menutup pertandingan dengan skor 21-19 dan 21-17, sekaligus mengamankan satu-satunya gelar yang diraih wakil Merah Putih pada ajang bergengsi tersebut.
Keberhasilan Fajar/Fikri memiliki arti penting bagi kontingen Indonesia karena tidak ada wakil lain yang berhasil menembus partai final di empat sektor lainnya.
Dengan hasil tersebut, Indonesia dipastikan membawa pulang satu gelar juara dari Japan Open 2026 melalui sektor ganda putra.
Christo Popov Juara Tunggal Putra
Di nomor tunggal putra, kejutan diciptakan pebulu tangkis Prancis Christo Popov yang sukses mengalahkan wakil tuan rumah Jepang Koki Watanabe dalam dua gim langsung.
Popov menutup pertandingan dengan kemenangan 21-11 dan 21-19. Gelar tersebut menjadi pelipur lara bagi pebulu tangkis peringkat kelima dunia itu setelah sebelumnya tersingkir pada babak pertama Indonesia Open 2026.
Kim/Kong Balas Kekalahan dari Zhang/Jia
Persaingan sengit terjadi pada sektor ganda putri. Pasangan Korea Selatan Kim So-yeong/Kong Hee-yong harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan ganda China Zhang Shu Xian/Jia Yi Fan.
Kim/Kong menang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 14-21, 21-15, dan 30-29.
Kemenangan tersebut juga menjadi ajang revans setelah pada pertemuan terakhir di final China Masters 2025 pada 21 September 2025, Kim/Kong harus mengakui keunggulan Zhang/Jia.
Sindhu Tundukkan Akane Yamaguchi
Pada nomor tunggal putri, pebulu tangkis India Pusarla Venkata Sindhu tampil impresif dengan menundukkan wakil Jepang Akane Yamaguchi.
Sindhu menang dua gim langsung dengan skor identik 21-17 dan 21-17.
Hasil tersebut sekaligus menjadi pembalasan bagi Sindhu setelah sebelumnya kalah dua gim langsung dari Akane Yamaguchi pada Australia Open 2026 yang berlangsung 13 Juni lalu.
China Terbaik di Ganda Campuran
Sementara itu, gelar sektor ganda campuran menjadi milik pasangan China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Mereka mengalahkan pasangan Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-14, 14-21, dan 21-15, sekaligus menutup rangkaian final Japan Open 2026.
Rekap Juara Japan Open 2026
Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)
Tunggal putra: Christo Popov (Prancis)
Ganda putri: Kim So-yeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan)
Tunggal putri: Pusarla Venkata Sindhu (India)
Ganda campuran: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Manajemen PSS Sleman mengonfirmasi kecelakaan rombongan suporter di Tol Madiun KM 616 saat menuju Surabaya. Identitas dan jumlah korban masih diverifikasi.
Disnakertrans Bantul mengukur ulang pekerjaan padat karya di 124 lokasi untuk memastikan hasil sesuai desain sebelum pembayaran upah pekerja.
Kemenhub mencatat 5.179 kali water bombing karhutla sejak April 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan domestik terdampak sejak 11 Agustus.
Dispusip Bantul mengakui fasilitas perpustakaan SD belum merata. Keterbatasan ruang dan anggaran turut menghambat layanan perpustakaan keliling.
Realisasi anggaran MBG mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026. Program ini menjangkau 57 juta penerima manfaat dengan target 72,4 juta pada 2027.
Kiandra Ramadhipa turun ke posisi keenam Moto3 Junior 2026 setelah finis ke-10 di Misano akibat penalti enam detik.