Aldila Sutjiadi Rebut Gelar WTA 500 Kedua Usai Menang Telak di Final

Newswire
Newswire Minggu, 02 Agustus 2026 08:17 WIB
Aldila Sutjiadi Rebut Gelar WTA 500 Kedua Usai Menang Telak di Final

Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/am.)\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangan asal Selandia Baru, Erin Routliffe, sukses menjuarai nomor ganda Mubadala Citi DC Open 2026 di Washington, Amerika Serikat. Pada partai final yang berlangsung Minggu WIB, unggulan kedua tersebut menaklukkan pasangan Andreja Klepac/Makoto Ninomiya dengan skor 6-4, 6-1.

Kemenangan itu memastikan Aldila/Erin membawa pulang gelar WTA 500 setelah tampil dominan dalam pertandingan berdurasi 1 jam 12 menit di lapangan keras Washington, sebagaimana dikutip dari WTA.

Sejak awal pertandingan, Aldila/Erin langsung mengambil inisiatif permainan dengan mematahkan servis lawan pada gim pembuka set pertama. Klepac/Ninomiya sempat menyamakan kedudukan menjadi 4-4 setelah membalas break, tetapi pasangan Indonesia-Selandia Baru kembali merebut servis lawan pada gim kesembilan sebelum menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.

Dominasi Aldila/Erin berlanjut pada set kedua. Mereka mematahkan servis lawan sebanyak tiga kali untuk unggul cepat 5-1 sebelum mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 6-1 sekaligus mengunci gelar juara.

Sebelum laga final, Aldila telah mewaspadai kekuatan Andreja Klepac/Makoto Ninomiya yang dinilainya tampil konsisten sejak awal turnamen. Dalam wawancara kepada ANTARA, ia menyebut pengalaman Klepac sebagai mantan petenis 10 besar dunia nomor ganda menjadi salah satu kekuatan utama pasangan tersebut.

Secara statistik, Aldila/Erin tampil lebih efektif sepanjang pertandingan final. Mereka mencatatkan dua ace, memenangi 69 persen poin dari servis pertama, serta mengonversi empat dari enam peluang break point. Sementara itu, Klepac/Ninomiya hanya mampu memanfaatkan satu dari tiga peluang break yang diperoleh.

Gelar tersebut menjadi trofi WTA 500 kedua Aldila pada musim 2026 setelah menjuarai Bad Homburg Open pada akhir Juni. Keberhasilan itu sekaligus menegaskan tren positif petenis Indonesia tersebut menjelang rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Serikat menuju Grand Slam US Open 2026.

Sebelumnya, Aldila juga mengungkapkan permainan agresif sejak awal menjadi kunci keberhasilan dirinya bersama Erin Routliffe saat melaju ke final. Pasangan unggulan kedua itu memastikan tiket partai puncak setelah mengalahkan pasangan China, Qian Tang/Yifan Xu, dengan skor 6-1, 6-1 dalam tempo satu jam satu menit pada semifinal, Sabtu WIB.

"Sebenarnya kita tidak ada ekspektasi dari awal pertandingan karena memang kita tidak mau terlalu memikirkan hasilnya. Faktor yang menentukan kemenangan kita tadi mungkin karena kita bisa bermain dengan agresif dari awal dan bisa mengontrol poin dari gim pertama juga," kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan.

Menurut Aldila, keberhasilan menjaga keunggulan sejak awal membuat lawan tidak memiliki kesempatan mengembangkan permainan.

*"Kita bisa unggul dari awal juga dan kita bisa menjaga momentum dari awal. Kita tidak memberikan celah untuk lawan bangkit. Dan itu mungkin faktor utama yang membuat kita menang mudah di babak semifinal hari ini," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online