Pemkab Bantul Siapkan Kajian Investasi di Sekitar Kelok 23
Pemkab Bantul menyiapkan kajian investasi di sekitar Kelok 23. Status lahan dan tata ruang akan dipetakan sebelum ditawarkan kepada investor.
Sejumlah karateka saat unjuk kebolehan dalam penyelenggaraan Yogyakarta Open Tournament (YOT) tahun lalu. Pada tahun ini ajang itu kembali digelar dengan jumlah peserta 2.000 orang. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA— Sekitar 2.000 atlet dari dalam dan luar negeri bakal memeriahkan Yogyakarta Open Tournament (YOT) VI 2026 Piala Kemenpora RI. Kejuaraan karate tersebut akan berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jalan Colombo, Karangmalang, Jogja, pada 28-30 Agustus 2026.
Hingga Selasa (25/8/2026), sedikitnya 2.000 atlet yang tergabung dalam sekitar 200 kontingen telah mendaftar. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara yang telah mengonfirmasi keikutsertaan.
Ketua Panitia YOT VI, Suparmadi mengatakan antusiasme peserta terhadap kejuaraan tahunan tersebut cukup tinggi. Kontingen dari India, Filipina, dan Malaysia dipastikan akan mengirimkan atlet dalam ajang tersebut.
"Beberapa negara yang sudah konfirmasi akan mengirimkan atletnya yaitu kontingen India, Filipina dan Malaysia," kata Suparmadi, Selasa (25/8/2026).
YOT VI 2026 digelar sebagai bagian dari kegiatan mengisi kemerdekaan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya melalui olahraga karate.
Pertandingan akan memperlombakan nomor kata dan kumite dengan kategori mulai prausia dini hingga senior. Selain mengejar prestasi, para peserta mendapatkan kesempatan memperkaya pengalaman bertanding dalam kompetisi yang diikuti karateka dari sejumlah negara.
Menurut Suparmadi, penyelenggaraan YOT VI juga ditujukan untuk memotivasi atlet serta melihat perkembangan karateka di tingkat nasional dan internasional. Kompetisi tersebut diharapkan dapat mendorong pola pembinaan yang terintegrasi demi kemajuan olahraga karate.
"Harapannya seluruh atlet bisa meningkatkan potensi sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat internasional," ujarnya.
YOT VI tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi di arena pertandingan. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif, seperti tawuran, kenakalan remaja, minuman keras hingga penyalahgunaan narkotika.
Kehadiran karateka dari berbagai daerah dan negara juga diharapkan memperkuat sportivitas serta persahabatan. Bagi atlet lokal, kehadiran kontingen asing menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan menghadapi karateka dari negara lain.
Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyiapkan uang pembinaan bagi juara umum I, II dan III. Penghargaan tersebut diharapkan mendorong setiap kontingen tampil maksimal selama kejuaraan.
YOT VI 2026 diselenggarakan oleh Pengprov INKADO DIY dengan dukungan penuh dari Pengprov FORKI DIY dan KONI DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan kajian investasi di sekitar Kelok 23. Status lahan dan tata ruang akan dipetakan sebelum ditawarkan kepada investor.
Harga BBM 25 Agustus 2026 masih mengalami perubahan. Simak daftar harga Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo terbaru per liter.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Harga emas Antam naik Rp18.000 menjadi Rp2.768.000 per gram. Simak harga lengkap 0,5 gram hingga 1.000 gram dan ketentuan pajaknya.
Manchester City dikabarkan sepakat merekrut Allan Elias dari Palmeiras dengan nilai 40 juta euro atau sekitar Rp828 miliar.
Kemenhut menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan setelah karhutla membakar 1.511,55 hektare areal kelolaan di Kalimantan.