KPK Sita Mobil Arif Sugiyanto dalam Kasus Korupsi ATR BPN
KPK menyita Toyota Land Cruiser milik Arif Sugiyanto yang diduga digunakan untuk pengumpulan uang dalam kasus korupsi ATR/BPN.
Pesepak bola Persib Bandung Uilliam Barros Pereira (kedua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Manila Digger FC David Sambou (ketiga kiri) pada babak play-off AFC Champions League (ACL) II 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025). Persib Bandung lolos ke babak penyisihan grup ACL II zona Timur setelah mengalahkan Manilla Digger FC dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/tom.\r\n
Harianjogja.com, BANDUNG—Persib Bandung diminta tampil tanpa celah ketika menghadapi Manila Digger pada pertandingan play-off AFC Champions League (ACL) II di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8). Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengingatkan timnya agar tidak menganggap remeh wakil Filipina tersebut.
Igor memiliki pengalaman menghadapi Manila Digger pada musim sebelumnya. Ia mengingat kemenangan Persib Bandung dengan skor 2-1, tetapi pertandingan tersebut menurutnya tidak berlangsung mudah.
"Seingat saya tahun lalu kami menang 2-1, tapi itu tidak mudah. Mereka memiliki beberapa peluang di awal sebelum kami berhasil mencetak gol dan menang. Saya harap tahun ini kami juga bisa meraih hasil serupa," ungkap Igor, dikutip dari laman resmi klub, Jumat.
Persib Pernah Menang 2-1
Pada pertandingan play-off ACL II musim 2025/2026, Persib Bandung mengalahkan Manila Digger dengan skor 2-1. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 13 Agustus 2025.
Dua gol Persib Bandung saat itu berasal dari gol bunuh diri Michael Asong dan sepakan Uilliam Barros.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan Igor dalam mempersiapkan tim menghadapi pertemuan kali ini. Ia meyakini Manila Digger tetap memiliki ancaman, terutama melalui organisasi pertahanan dan kecepatan saat melakukan serangan balik.
Igor Waspadai Blok Pertahanan Manila Digger
Menurut Igor, tim asal Filipina tersebut berpotensi mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat. Manila Digger juga diperkirakan mengandalkan kecepatan pemain ketika melancarkan serangan balik.
Karakter permainan tersebut menjadi perhatian Persib Bandung karena pengalaman musim lalu menunjukkan duel kedua tim tidak pernah berjalan mudah.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu juga menyadari Manila Digger telah mengalami perubahan komposisi pemain. Beberapa pemain lama dilepas, sedangkan sejumlah wajah baru didatangkan untuk menghadapi musim ini.
Meski komposisi pemain berubah, mantan asisten pelatih Bojan Hodak tersebut memperkirakan karakter permainan wakil Filipina itu tidak akan banyak berubah.
"Mereka melepas beberapa pemain dan mendatangkan pemain baru. Mereka sedang bersiap menghadapi kami dan datang ke sini untuk melaju di ACL," ungkap Igor.
"Kami memperkirakan tim yang serupa seperti tahun lalu, blok pertahanan rapat, pemain kuat, cepat, dan siap melakukan serangan balik," katanya.
Persib Berpeluang Masuk Grup E ACL II
Pertandingan kontra Manila Digger memiliki arti penting bagi Persib Bandung. Jika mampu mengalahkan wakil Filipina tersebut, skuad asuhan Igor Tolic akan tergabung di Grup E ACL II.
Di Grup E, Persib Bandung akan bersama FC Seoul, Melbourne City FC, dan The Cong-Viettel.
Dengan demikian, laga di Stadion Si Jalak Harupat pada Senin (31/8/2026) menjadi penentu bagi Persib Bandung untuk melangkah ke fase grup ACL II.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita Toyota Land Cruiser milik Arif Sugiyanto yang diduga digunakan untuk pengumpulan uang dalam kasus korupsi ATR/BPN.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.