6 Pembalap Indonesia Hadapi Tanjakan Panjang di Asian Games 2026

Newswire
Newswire Minggu, 30 Agustus 2026 16:17 WIB
6 Pembalap Indonesia Hadapi Tanjakan Panjang di Asian Games 2026

Enam pembalap Indonesia menghadapi tanjakan panjang dan turunan teknis pada road race Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. /Antara.

Harianjogja.com, AICHI— Enam pembalap sepeda Indonesia bakal menghadapi tantangan berat pada cabang balap sepeda jalan raya Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka harus menaklukkan lintasan dengan karakter tanjakan panjang dan turunan teknis di Shinshiro Cycling Road Course, Prefektur Aichi, Jepang.

Indonesia menurunkan tiga pembalap pada sektor putri, yakni Ayustina Delia Priatna, Dewika Mulya Sova, dan Andini Putri Anastasya. Sementara itu, sektor putra diperkuat Muhammad Syelhan Nurrahmat, Maulana Astnan Al Hayat, serta Muhammad Hafizh.

Mengacu laman resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Minggu, perlombaan digelar di sirkuit sepanjang 23 kilometer yang melintasi kawasan Tsukude dan Horai di Kota Shinshiro.

Karakter lintasan tersebut menjadi salah satu tantangan utama bagi para pembalap. Panitia Penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya (AINAGOC) menyebut kombinasi tanjakan panjang dan turunan teknis akan menguji daya tahan, kemampuan mengendalikan sepeda, serta taktik setiap peserta.

Jarak Road Race Putra dan Putri Berbeda

Tantangan yang dihadapi pembalap Indonesia juga ditentukan oleh jarak perlombaan. Kategori putra akan menempuh total 161 kilometer pada nomor road race.

Sementara itu, pembalap putri akan berlomba sejauh 91 kilometer. Perbedaan jarak tersebut membuat daya tahan dan strategi menjadi aspek penting dalam menghadapi karakter lintasan Shinshiro Cycling Road Course.

Lintasan sepanjang 23 kilometer tersebut berada di kawasan Tsukude dan Horai, Kota Shinshiro. Dengan adanya tanjakan panjang serta turunan teknis, pembalap dituntut mampu menjaga ritme sekaligus mengendalikan sepeda sepanjang perlombaan.

Balap Sepeda Ditargetkan Sumbang Medali

Cabang balap sepeda menjadi salah satu sektor yang sebelumnya dinilai memiliki peluang menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Federasi Sepeda Indonesia (ICF) sebelumnya memasukkan balap sepeda jalan raya sebagai salah satu nomor yang berpeluang memberikan emas. Secara keseluruhan, ICF membidik empat medali emas dari cabang balap sepeda.

Target tersebut diharapkan datang dari empat sektor, yakni BMX, mountain bike, balap sepeda jalan raya, dan trek.

Dalam perkembangan berikutnya, pemerintah menetapkan target satu medali emas untuk cabang balap sepeda. Meski demikian, ICF tetap optimistis dapat melampaui target pemerintah tersebut dengan mempertimbangkan perkembangan performa dan peringkat atlet Indonesia.

Jadwal Road Race Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Rangkaian pertandingan balap sepeda jalan raya Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diawali dengan latihan resmi individual time trial pada 19 September.

Nomor individual time trial putri dan putra kemudian dipertandingkan pada 20 September. Setelah itu, latihan resmi road race dijadwalkan berlangsung pada 21 September.

Nomor road race putri akan berlangsung pada 22 September. Sehari kemudian, atau 23 September, giliran kategori putra yang dijadwalkan bertanding.

Dengan jadwal tersebut, enam pembalap Indonesia akan menjadi bagian dari persaingan balap sepeda jalan raya di Shinshiro. Mereka akan menghadapi lintasan yang menuntut kombinasi daya tahan fisik, penguasaan teknik, dan strategi balapan.

AINAGOC juga akan memberlakukan pembatasan lalu lintas di sekitar Shinshiro Cycling Road Course selama rangkaian latihan dan perlombaan berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online