Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi (kiri) bersama petenis Selandia Baru Erin Routliffe (kanan) beraksi dalam pertandingan babak semifinal Mubadala Citi DC Open 2026 melawan pasangan China Qian Tang/Yifan Xu di Washington D.C., Amerika Serikat, Jumat (31/7/2026). Antara/WTA/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA—Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangannya, Erin Routliffe, memastikan tempat di perempat final US Open 2026. Aldila/Erin harus melalui pertandingan tiga set untuk menundukkan Anna Bondar/Anhelina Kalinina pada babak 16 besar di New York, Amerika Serikat, Selasa WIB.
Aldila/Erin yang berstatus unggulan kesembilan menang 6-2, 4-6, 6-2 atas pasangan Hongaria/Ukraina tersebut. Pertandingan berlangsung selama satu jam 57 menit, demikian menurut WTA.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Kuasai Set Pertama
Aldila/Erin langsung bermain agresif sejak set pertama. Pasangan Indonesia-Selandia Baru itu mampu memberikan tekanan dan memanfaatkan peluang break untuk membangun keunggulan.
Permainan tersebut membawa Aldila/Erin menutup set pembuka dengan kemenangan 6-2.
Bondar/Kalinina kemudian meningkatkan perlawanan pada set kedua. Kedua pasangan terlibat persaingan ketat dan sama-sama mampu mempertahankan servis hingga skor menunjukkan 4-4.
Momentum kemudian berpihak kepada Bondar/Kalinina setelah mereka merebut gim servis Aldila/Erin. Pasangan Hongaria/Ukraina tersebut akhirnya mengamankan set kedua dengan skor 6-4.
Tampil Dominan di Set Penentuan
Aldila/Erin kembali menemukan ritme permainan terbaik pada set ketiga. Mereka langsung menciptakan jarak dengan keunggulan 4-0 setelah dua kali mematahkan servis lawan.
Bondar/Kalinina sempat berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4. Namun, Aldila/Erin berhasil menghentikan momentum tersebut.
Dua gim berikutnya berhasil direbut Aldila/Erin. Kemenangan 6-2 pada set penentuan memastikan mereka memenangkan pertandingan sekaligus mengamankan tiket ke babak delapan besar US Open 2026.
Secara statistik, Aldila/Erin juga unggul dalam perolehan total poin. Mereka mengumpulkan 92 poin, sedangkan Bondar/Kalinina mencatat 77 poin.
Aldila/Erin turut menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang break point. Mereka mengonversi empat dari enam peluang yang didapat, sementara Bondar/Kalinina hanya mampu memanfaatkan satu dari tiga peluang.
Hadapi Pasangan Amerika Serikat di Perempat Final
Pada babak perempat final, Aldila/Erin akan berhadapan dengan pasangan Amerika Serikat Ashlyn Krueger/Robin Montgomery.
Krueger/Montgomery melaju ke delapan besar setelah mengalahkan pasangan Jerman-Turki Tatjana Maria/Zeynep Sonmez dengan skor 6-3, 6-2.
Pertandingan perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu (9/9) pagi hari WIB.
Janice Tjen Bersyukur Kembali Tampil di US Open
Sementara itu, petenis Indonesia Janice Tjen turut menyampaikan rasa syukur setelah kembali mendapat kesempatan tampil dalam US Open 2026.
Janice menyampaikan hal tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya setelah dikalahkan sesama wakil Indonesia, Aldila Sutjiadi, pada sektor ganda putri US Open 2026.
Pada babak kedua ganda putri US Open 2026, akhir pekan lalu, Janice yang berpasangan dengan Leylah Fernandez harus mengakui keunggulan Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe.
Janice/Leylah Fernandez kalah 4-6, 4-6 dari Aldila/Erin dalam pertandingan tersebut.
Janice mengakui hasil pertandingan itu bukanlah hasil yang diharapkan. Kendati demikian, ia tetap bersyukur karena kembali memperoleh kesempatan untuk berkompetisi di turnamen bergengsi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan telah menaati putusan MA terkait sengketa INI dan berharap dualisme kepengurusan segera berakhir.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.