PSIM Hadapi Madura United, Van Gastel Siap Layani Permainan Terbuka
PSIM Jogja menghadapi Madura United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Van Gastel siap menghadapi permainan menyerang dan terbuka.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. /Harian Jogja- Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mempertanyakan proses pengecekan VAR saat gol kedua Nermin Haljeta dianulir dalam pertandingan melawan Madura United. Van Gastel mengaku bingung karena laga sempat dilanjutkan hingga tuan rumah melakukan kick-off sebelum wasit kembali menghentikan pertandingan untuk mengecek VAR.
PSIM Jogja akhirnya harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 2-1 dalam pekan ketiga Super League 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9/2026) malam.
Gol Kedua Haljeta Dianulir Setelah VAR
PSIM Jogja sempat mencetak gol kedua melalui Haljeta pada menit ke-40. Namun, gol tersebut kemudian dianulir wasit Thoriq Alkatiri setelah dilakukan pengecekan VAR.
Dalam rangkaian serangan tersebut, Franco Ramos dinilai berada dalam posisi offside beberapa saat sebelum Haljeta mencetak gol.
Van Gastel menyoroti proses penghentian pertandingan setelah laga sempat berjalan kembali. Menurutnya, kondisi tersebut membuat keputusan yang diambil wasit membingungkan.
“Ada satu gol kami yang dianulir, tapi anehnya wasit sempat melanjutkan pertandingan dan tim lawan sudah melakukan kick-off. Tiba-tiba wasit menghentikan laga lagi untuk mengecek,” kata Van Gastel seusai pertandingan.
“Jujur ini sangat membingungkan, aturan sebenarnya seperti apa?” lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Terlepas dari keputusan VAR tersebut, Van Gastel menilai PSIM Jogja tampil lebih baik pada babak pertama. Ia menyebut timnya memiliki sejumlah peluang yang seharusnya bisa membuat PSIM unggul lebih dari satu gol saat turun minum.
“Harusnya kami sudah bisa mengunci kemenangan di babak pertama karena kami punya beberapa peluang bagus. Secara permainan, kami layak unggul 3-0 saat jeda,” ujarnya.
PSIM Jogja Unggul Lebih Dulu
PSIM Jogja memang berhasil membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Haljeta. Striker yang baru mendapat kesempatan sebagai starter tersebut menuntaskan umpan Ezequiel “Pulga” Vidal untuk membawa PSIM memimpin 0-1.
Keunggulan PSIM bertahan hingga babak pertama berakhir. Namun, situasi berubah setelah Madura United meningkatkan tekanan pada paruh kedua.
Tuan rumah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-70. Mendonca mencatatkan namanya di papan skor melalui tandukan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Madura United Berbalik Unggul
Hanya berselang dua menit, Madura United berhasil membalikkan keadaan. Gali Freitas membawa tuan rumah unggul 2-1 melalui sepakan jarak dekat setelah melewati kawalan Ondrej Rudzan dan Jop van der Avert.
Van Gastel kemudian merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-76. Perubahan tersebut membuat serangan PSIM menjadi lebih hidup.
Namun, upaya PSIM Jogja untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil hingga pertandingan berakhir. PSIM harus pulang dari Pamekasan dengan kekalahan 2-1.
Van Gastel Soroti Konsistensi 90 Menit
Van Gastel menilai konsistensi permainan selama 90 menit menjadi salah satu aspek yang harus segera diperbaiki PSIM Jogja. Ia menyebut timnya melakukan sejumlah kesalahan teknis mendasar pada babak kedua yang tidak terlihat pada paruh pertama.
“Seharusnya kami menuntaskan laga sejak awal. Hasil kalah ini rasanya kurang adil kalau melihat jalannya pertandingan, setidaknya hasil imbang lebih layak,” katanya.
Pelatih asal Belanda itu kembali menekankan bahwa PSIM seharusnya mampu memaksimalkan peluang yang didapat sebelum pertandingan berubah pada babak kedua.
“Harusnya kami bisa membunuh laga di babak pertama,” ucapnya.
Hasil tersebut membuat PSIM Jogja gagal membawa pulang poin dari markas Madura United dalam pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027. Perhatian Van Gastel setelah pertandingan tertuju pada dua hal, yakni proses keputusan VAR saat gol Haljeta dianulir dan kegagalan PSIM mempertahankan performa setelah turun minum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja menghadapi Madura United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Van Gastel siap menghadapi permainan menyerang dan terbuka.
Monza meraih kemenangan perdana di Liga Italia musim ini setelah mengalahkan Sassuolo 2-1 berkat dua gol Gustavo Varela.
Prabowo menargetkan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih rampung sebelum 2029, lengkap dengan fasilitas ekonomi dan 1.500 kapal nelayan.
Dugaan pungli dialami food truck Bolosego di Alkid Jogja. Subardi menyoroti kasus tersebut, sementara Polresta Yogyakarta melakukan pendalaman.
Brentford mengalahkan Chelsea 3-0 pada pekan kelima Liga Inggris. Hasil ini membawa The Bees naik ke peringkat ketiga klasemen.
Bayern Muenchen menang 7-0 atas Union Berlin pada pekan keempat Liga Jerman. Michael Olise mencetak hat-trick dalam laga tersebut.