Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Sumaya merayakan medali perak yang diraihnya pada nomor tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026/dok. Kemenpora
Harianjogja.com, JAKARTA—Kontingen Indonesia mengoleksi 13 medali hingga hari keempat Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (23/9/2026) siang. Raihan tersebut terdiri dari satu medali perak dan 12 perunggu, dengan sumbangan medali berasal dari wushu, teqball, soft tennis, karate, MMA, dan bulu tangkis.
Tambahan medali terbaru Indonesia datang dari wushu dan bulu tangkis. Tiga medali perunggu berhasil disumbangkan atlet wushu dari nomor sanda, sedangkan tim beregu putri Indonesia mengamankan perunggu setelah terhenti di semifinal bulu tangkis.
Pada cabang wushu, Bintang Reindra Nada meraih perunggu dari kelas 60 kg putra. Fereddy Sinaga menyumbangkan perunggu dari kelas 56 kg putra, sedangkan Thania Kusumaningtyas meraih perunggu pada kelas 60 kg putri.
Ketiga atlet tersebut sama-sama terhenti pada babak semifinal sehingga harus puas dengan medali perunggu.
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Raih Perunggu
Medali berikutnya datang dari tim beregu putri bulu tangkis Indonesia. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan meraih perunggu setelah kalah 0-3 dari China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Rabu (23/9/2026).
Indonesia membuka semifinal dengan menurunkan Putri Kusuma Wardani. Namun, Putri harus mengakui keunggulan Wang Zhi Yi dalam dua gim dengan skor 15-21, 20-22.
Pada partai kedua, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga belum mampu menyumbangkan angka. Mereka kalah 15-21, 18-21 dari Liu Sheng Su/Tan Ning.
China kemudian mengunci kemenangan melalui tunggal putri kedua. Mutiara Ayu Puspitasari kalah dari Chen Yu Fei dengan skor 15-21, 12-21.
Hasil 0-3 tersebut membuat Indonesia harus puas dengan medali perunggu.
Tambahan medali dari wushu dan bulu tangkis tersebut membuat Indonesia kini memiliki satu medali perak dan delapan perunggu, tanpa emas. Sebelumnya, Indonesia telah mengumpulkan delapan medali hingga Selasa (22/9/2026), dengan tambahan perunggu dari karateka Cok Istri Agung Sanistyarani pada nomor kumite -55 kilogram putri.
Medali Perak Indonesia dari Teqball
Sejauh ini, medali perak Indonesia dipersembahkan Sumaya dari cabang teqball nomor tunggal putri. Sumaya meraih perak setelah kalah dari wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, dalam pertandingan tiga gim.
Sementara itu, deretan medali perunggu Indonesia datang dari lima cabang olahraga. Wushu menyumbangkan dua perunggu melalui Seraf Naro Siregar pada nomor changquan putra dan Eugenia Diva Widodo pada nomor changquan putri.
Dari teqball, Yoga Ardika Putra meraih perunggu pada nomor tunggal putra. Cabang olahraga yang baru debut di Asian Games tersebut sekaligus memberikan dua medali untuk Indonesia bersama perak Sumaya.
Cabang soft tennis juga menyumbangkan satu perunggu melalui tim beregu putra. Indonesia terhenti di semifinal setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Jepang.
Tim tersebut diperkuat Tio Juliandi Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Rizky Zammy Febrian Laluyan, dan Muhammad Reza Falevi.
Dari karate, Indonesia memiliki dua perunggu. Selain Cok Istri Agung Sanistyarani, Leica Al Humaira Lubis meraih perunggu pada nomor kumite +68 kilogram putri.
Sementara dari MMA, Vallensia Fahira Hotmauli finis di posisi ketiga nomor putri -54 kilogram untuk melengkapi raihan perunggu Indonesia.
Daftar Medali Indonesia
Berikut daftar medali Indonesia yang tercantum dalam raihan hingga Rabu (23/9/2026):
Perak
Sumaya — Teqball, tunggal putri
Perunggu
Seraf Naro Siregar — Wushu, changquan putra
Yoga Ardika Putra — Teqball, tunggal putra
Tim beregu putra Indonesia — Soft tennis
Leica Al Humaira Lubis — Karate, kumite +68 kg putri
Eugenia Diva Widodo — Wushu, changquan putri
Vallensia Fahira Hotmauli — MMA, putri -54 kg
Cok Istri Agung Sanistyarani — Karate, kumite -55 kg putri
Tim beregu putri Indonesia — Bulu tangkis
Reindra Nada di kelas 60 kg putra
Fereddy Sinaga di kelas 56 kg putra
Thania Kusumaningtyas di kelas 60 kg putri.
Dengan demikian, 13 medali Indonesia berasal dari enam nomor/cabang pertandingan, yakni teqball, wushu, soft tennis, karate, MMA, dan bulu tangkis serta wushu.
Perburuan Medali Masih Berlanjut
Perjuangan Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 belum berakhir. Selain perunggu yang sudah diamankan tim putri, tim beregu putra bulu tangkis Indonesia juga melaju ke semifinal setelah menundukkan Malaysia 3-2.
Tim yang diperkuat Jonatan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Mohammad Zaki Ubaidillah dijadwalkan menghadapi Thailand pada semifinal.
Rangkaian pertandingan tersebut membuat peluang penambahan medali Indonesia masih terbuka dalam lanjutan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Trump menyambut langsung Xi Jinping di bandara AS. Kunjungan tiga hari ini diwarnai agenda perdagangan, teknologi, Taiwan hingga Iran.
Menlu Sugiono akan membawa pesan ketahanan global dalam Sidang Umum PBB ke-81, termasuk isu Palestina dan reformasi PBB.
PHRI Sleman mengungkap sejumlah kendala peningkatan wisatawan dan okupansi hotel, mulai efisiensi anggaran hingga investasi dan event besar.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.