Fortani 26 Bentuk Konsolidasi Gerakan, Ini 6 Tuntutan di Hari Tani 24 September
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Ketum PSSI Erick Thohir ./ Antara-Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, BANDUNG— Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Jawa Barat, menjelang penggunaannya sebagai salah satu lokasi latihan tim peserta FIFA ASEAN Cup 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan kondisi Lapangan Sidolig masih membutuhkan waktu beberapa hari untuk dipulihkan. Perbaikan dilakukan agar lapangan tersebut dapat digunakan secara optimal oleh tim yang menjalani persiapan menghadapi turnamen.
“Tinggal Sidolig aja perlu waktu. Karena memang kondisinya sebelum-sebelumnya tidak maksimal, ya sekarang kita bantu untuk recovery-nya,” kata Erick di Bandung, Kamis (24/9/2026).
Tiga Lokasi Latihan Disiapkan
Untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI menyiapkan tiga lokasi latihan bagi tim nasional peserta Grup B. Tim yang berada di grup tersebut yakni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Menurut Erick, sejumlah tim sudah mulai memanfaatkan fasilitas latihan yang disiapkan. Beberapa di antaranya telah menjalani latihan di Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Alhamdulillah beberapa tim kemarin sudah latihan di ITB dan hari ini juga sudah akan mulai latihan di sini,” ujarnya.
Lapangan latihan menjadi salah satu bagian yang disiapkan PSSI untuk menunjang persiapan tim peserta. Karena itu, pemulihan Lapangan Sidolig dipercepat agar penggunaannya dapat berlangsung secara optimal.
Erick berharap seluruh tim yang memanfaatkan lapangan latihan tersebut dapat menjalani persiapan dengan baik. Kondisi fasilitas latihan diharapkan mendukung tim untuk mempersiapkan diri sebelum pertandingan.
“Mudah-mudahan para tim yang mempergunakan lapangan yang kita sediakan mereka senang, bisa berlatih dengan baik, sehingga ketika nanti saatnya mereka bertanding, mereka dalam posisi memberikan bentuk pertandingan yang memang standar yang diharapkan oleh FIFA,” katanya.
Stadion Si Jalak Harupat Disetujui FIFA
Selain memastikan kesiapan tempat latihan, PSSI juga mengecek kondisi lapangan utama yang akan digunakan untuk pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Erick memastikan kualitas lapangan utama Stadion Si Jalak Harupat telah disetujui FIFA. Menurut dia, kondisi lapangan tersebut dinilai baik untuk digunakan dalam pertandingan.
“Kita ingin memastikan persiapan di Stadion Si Jalak Harupat ini berjalan seperti biasa. Seperti biasa artinya sudah baik,” ujarnya.
Dengan kondisi Stadion Si Jalak Harupat yang telah disetujui FIFA, perhatian PSSI saat ini antara lain diarahkan pada pemulihan Lapangan Sidolig. Lapangan di Kota Bandung tersebut masih membutuhkan beberapa hari untuk mencapai kondisi yang dinilai optimal sebagai lokasi latihan tim peserta FIFA ASEAN Cup 2026.
Persiapan fasilitas pertandingan dan latihan tersebut dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk kebutuhan tim nasional Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan yang tergabung di Grup B.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Ditjenpas Jabar mendalami dugaan pungutan Rp150 ribu per pekan terhadap warga binaan di Lapas Cibinong.
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Basarnas mengevakuasi 14 jasad korban KM Virgo dari bangkai kapal. Total 150 korban ditemukan, 93 masih dalam pencarian.
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengajak warga Semin aktif gotong royong untuk memperkuat mitigasi bencana menghadapi musim hujan.