Mancini Gagal Bawa Italia Menang, Belgia Tundukkan Gli Azzurri

Newswire
Newswire Sabtu, 26 September 2026 06:37 WIB
Mancini Gagal Bawa Italia Menang, Belgia Tundukkan Gli Azzurri

Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League. /Instagram.

Harianjogja.com, JOGJA— Roberto Mancini belum mampu mengawali periode keduanya sebagai pelatih timnas Italia dengan kemenangan. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia pada laga UEFA Nations League Grup A di Stadio Olimpico, Italia, Sabtu.

Sebaliknya, Mark van Bommel langsung menandai pertandingan pertamanya sebagai pelatih Belgia dengan kemenangan. Dua gol Belgia dicetak Godts pada babak pertama dan Lukebakio selepas jeda.

Hasil tersebut membuat Belgia memuncaki Grup A dengan tiga poin. Italia berada di peringkat keempat atau dasar grup, sedangkan Prancis juga mengoleksi tiga poin setelah menang 1-0 atas Turki, demikian laman resmi UEFA.

Belgia Unggul pada Babak Pertama

Kedua tim langsung saling mengancam pada awal pertandingan. Gianluigi Donnarumma dan Senne Lammens sama-sama harus melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang Charles De Ketelaere dan Moise Kean.

Belgia kemudian memecah kebuntuan pada menit ke-20. Godts berhasil mengecoh Gianluca Mancini dan Diego Coppola sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang Italia.

Keunggulan tersebut membuat Belgia semakin dominan. Namun, tim tamu belum mampu menambah gol hingga turun minum karena Donnarumma tampil gemilang di bawah mistar Italia.

Kiper sekaligus kapten Italia itu melakukan dua penyelamatan beruntun untuk menggagalkan tembakan De Ketelaere dan Nicolas Raskin.

Donnarumma kembali menjadi penghalang Belgia untuk memperbesar keunggulan. Ia menggagalkan sundulan keras Godts setelah Diego Moreira gagal memaksimalkan peluang di depan gawang.

Maxim De Cuyper juga sempat memiliki kesempatan untuk mencetak gol kedua Belgia. Namun, tembakannya masih melebar di sisi kanan gawang Italia.

Italia Lebih Mengancam Setelah Jeda

Italia tampil lebih agresif memasuki babak kedua. Baru dua menit setelah pertandingan dilanjutkan, Kean memaksa Lammens melakukan penyelamatan menggunakan kaki kanannya.

Francesco Pio Esposito kemudian memperoleh dua peluang untuk menyamakan kedudukan. Sundulannya masih mengarah tepat ke Lammens.

Tidak lama kemudian, kiper Belgia itu kembali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tembakan first-time penyerang Inter Milan tersebut.

Kegagalan Italia memanfaatkan peluang akhirnya harus dibayar mahal. Pada menit ke-69, Lukebakio menggandakan keunggulan Belgia melalui sebuah aksi individu.

Lukebakio membawa bola dari garis tengah, melewati Sandro Tonali dan Daniel Maldini, sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Bola bersarang di sudut kiri bawah gawang Donnarumma dan membuat Belgia unggul 2-0.

Italia Gagal Manfaatkan Peluang Akhir

Italia masih berusaha mencari gol balasan pada menit-menit akhir pertandingan. Riccardo Calafiori sempat melepaskan tembakan menggunakan sisi luar kaki, tetapi bola melebar di sisi kanan gawang.

Giorgio Scalvini kemudian memperoleh peluang emas dari dalam kotak penalti. Namun, ia secara mengejutkan gagal mengarahkan bola ke sasaran.

Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan selesai. Belgia pun mengamankan kemenangan 2-0 atas Italia sekaligus membawa tiga poin dari Stadio Olimpico.

Hasil ini membuat Mancini harus menunggu kemenangan pertamanya pada periode kedua sebagai pelatih Italia. Sementara itu, Mark van Bommel langsung meraih hasil positif dalam laga perdananya menangani Belgia.

Jadwal Laga Berikutnya

Belgia selanjutnya akan menghadapi Prancis di kandang sendiri dalam lanjutan Nations League.

Sementara itu, Mancini akan memburu kemenangan pertamanya pada periode kedua sebagai pelatih Italia ketika Gli Azzurri bertandang ke Turki.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online