650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika

Newswire
Newswire Sabtu, 26 September 2026 15:17 WIB
650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika

Sirkuit Mandalika. - Antara

Harianjogja.com, LOMBOK TENGAH— Antusiasme generasi muda untuk terlibat dalam Mandalika International Festival (MIF) 2026 cukup tinggi. Sebanyak 650 orang telah mendaftar untuk memperebutkan posisi sebagai relawan atau volunteer dan tim manajemen dalam ajang internasional edisi kelima tersebut.

Direktur MIF, Sirajuddin mengatakan jumlah pendaftar menunjukkan lonjakan antusiasme generasi muda untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan MIF 2026 di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Antusiasme generasi muda untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Mandalika International Festival (MIF) 2026 menunjukkan lonjakan yang sangat tinggi," ujar Sirajuddin di Lombok Tengah, Sabtu.

Para pendaftar tidak hanya berasal dari berbagai wilayah NTB seperti Bima, Dompu, Sumbawa dan Lombok. Pendaftaran juga meluas hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta dan Bandung.

Dari sektor pendidikan, pendaftar didominasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi. Di antaranya Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram, Universitas Hamzanwadi, Universitas Bumi Gora hingga Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok.

100 Pendaftar Akan Dipilih

Dari total 650 pendaftar, manajemen MIF 2026 akan menyaring 100 orang terbaik. Mereka terdiri atas 70 orang untuk posisi volunteer dan 30 orang sebagai MIF Management.

Dalam proses penerimaan, penyelenggara menerapkan komposisi kuota 80 persen bagi pendaftar lokal NTB dan 20 persen untuk pendaftar dari skala nasional. Ketentuan tersebut ditujukan untuk mendorong terbentuknya jaringan kolaborasi antardaerah.

Sirajuddin menegaskan proses rekrutmen dibuka secara inklusif tanpa membedakan asal daerah para pendaftar. Fokus penyelenggara adalah mencari pemuda yang memiliki komitmen serta semangat belajar tinggi.

"Volunteer kita buka secara umum, tanpa membedakan asalnya dari mana. Yang kita cari adalah yang serius, smart dan tidak punya pengalaman, kita akan latih mereka dengan workshop sehingga mengharuskan punya pengalaman," ucap Sirajuddin, yang juga menjabat sebagai Vice President Asia Pacific Institute for Event Management (APIEM) United Kingdom (UK).

Menurut Sirajuddin, keikutsertaan pendaftar dari berbagai wilayah NTB maupun luar daerah diharapkan dapat melahirkan kolaborasi volunteer yang solid di tingkat nasional.

Pendaftar yang Tak Lolos Tetap Dilibatkan

Penyelenggara juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti tahap wawancara. Mereka akan memperoleh sertifikat resmi dengan kategori "telah mendaftar, seleksi, wawancara sebagai Volunteer dan Event Management MIF 2026".

Sementara itu, pendaftar yang belum terpilih untuk mengisi 100 posisi utama tidak akan ditinggalkan begitu saja. Mereka tetap akan dilibatkan secara aktif dalam rangkaian acara Mandalika International Conference dan Mandalika International Grandshow.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen MIF 2026 yang mengusung tema "Mandalika Wonderful Indonesia".

"Ini juga menjadi sebuah perhelatan berstandar internasional terakreditasi APIEM UK yang memadukan unsur pengetahuan, sains, teknologi, serta seni budaya untuk membangun kapasitas SDM pariwisata daerah," pungkas Sirajuddin.

Mandalika International Festival (MIF) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–13 Desember 2026. Ajang tersebut akan menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya, sains, serta pemberdayaan ekonomi lokal yang berlandaskan tema "Mandalika Wonderful Indonesia".

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online