Rumah Angelina Jolie di Los Angeles Terjual Rp443 Miliar
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
Penyerang Manchester City Erling Haaland merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Porto pada pertandingan Liga Champions di Stadion do Dragao, Porto, Selasa (8/9/2026) waktu setempat. (uefa.com)\r\n
Harianjogja.com,JOGJA— Manchester City dilaporkan dinyatakan bersalah atas hampir seluruh dakwaan pelanggaran aturan finansial Liga Primer Inggris yang selama bertahun-tahun membayangi klub tersebut.
Mengacu pada laporan sejumlah media Inggris, termasuk The Athletic, komisi independen yang menangani perkara tersebut menemukan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Namun, putusan tertulis belum dipublikasikan sehingga rincian keputusan tersebut belum dapat dianggap sebagai putusan final yang telah diumumkan secara resmi kepada publik.
Kasus tersebut bermula ketika Manchester City didakwa Liga Primer Inggris pada Februari 2023 setelah penyelidikan selama empat tahun. Dakwaan mencakup periode 2009 hingga 2018 dan berkaitan dengan informasi keuangan, pembayaran pemain dan manajer, aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR), regulasi UEFA, serta dugaan kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.
Persidangan berlangsung selama 12 pekan dan berakhir pada Desember 2024. Keputusan baru dilaporkan muncul hampir dua tahun setelah sidang berakhir. Reuters mencatat City didakwa pada 6 Februari 2023 dan laporan mengenai keputusan komisi muncul pada 25 September 2026.
Dalam laporan yang beredar, 115 dakwaan tersebut terbagi ke dalam beberapa kelompok. Berdasarkan penghitungan yang menggunakan basis 115 dakwaan, rinciannya adalah:
54 dakwaan: kegagalan memberikan informasi keuangan yang akurat selama periode 2009/10 hingga 2017/18.
14 dakwaan: kegagalan memberikan informasi yang akurat terkait pembayaran kepada pemain dan manajer.
5 dakwaan: pelanggaran kewajiban terkait aturan UEFA, termasuk Financial Fair Play.
7 dakwaan: pelanggaran Profitability and Sustainability Rules (PSR) Liga Primer.
35 dakwaan: kegagalan bekerja sama dengan penyelidikan Liga Primer pada periode 2018-2023.
Menurut laporan yang dikutip berbagai media, 114 dari 115 dakwaan tersebut dinyatakan terbukti. Namun, identitas satu dakwaan yang disebut tidak terbukti belum diumumkan secara resmi. Selain itu, sejumlah laporan media menggunakan penghitungan dakwaan yang berbeda karena cara mengelompokkan pelanggaran.
Manchester City tetap membantah melakukan pelanggaran finansial tersebut. Klub menyatakan proses hukum masih berlangsung dan menegaskan sikap mereka terhadap perkara tersebut belum berubah.
City juga diperkirakan mengajukan banding setelah keputusan komisi independen tersebut. Berdasarkan laporan The Independent, baik Manchester City maupun Liga Primer memiliki waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Jika banding dilakukan, perkara akan ditangani komisi baru yang terdiri dari tiga anggota.
Karena itu, laporan mengenai 114 dakwaan tersebut belum serta-merta berarti Manchester City langsung menerima hukuman.
Tahap berikutnya adalah penentuan sanksi. Sejauh ini belum ada keputusan resmi mengenai hukuman yang akan dijatuhkan kepada Manchester City.
Kemungkinan sanksi dapat mencakup denda, pengurangan poin, hingga hukuman lain sesuai keputusan komisi. Namun, bentuk dan berat sanksi belum ditentukan sehingga tidak tepat menyatakan Manchester City pasti akan terdegradasi atau dikeluarkan dari Liga Primer.
Proses banding juga dapat membuat penerapan sanksi tertunda. The Independent melaporkan hasil banding nantinya menjadi putusan akhir dalam mekanisme perkara Liga Primer tersebut.
Perkembangan kasus ini juga berpotensi memunculkan persoalan hukum baru di luar sanksi olahraga.
Sejumlah klub Liga Primer dilaporkan telah mencari nasihat hukum mengenai kemungkinan mengajukan klaim kompensasi terhadap Manchester City. Mereka disebut mempertimbangkan apakah kerugian kompetitif dan finansial selama periode yang dipersoalkan dapat menjadi dasar tuntutan.
Salah satu preseden yang menjadi perhatian adalah perkara Everton dan Burnley. Everton sebelumnya diwajibkan membayar sekitar £35 juta kepada Burnley setelah pelanggaran aturan finansial yang berujung pada degradasi Everton. Namun, penerapan preseden tersebut terhadap perkara Manchester City masih harus melalui proses hukum tersendiri.
Periode yang menjadi bagian dari dakwaan mencakup sejumlah tahun penting dalam perkembangan Manchester City sebagai salah satu klub papan atas Inggris.
Dalam rentang tersebut, City meraih delapan trofi utama, termasuk sejumlah gelar Liga Primer. Periode dakwaan juga mencakup masa kepelatihan Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, serta bagian awal era Pep Guardiola.
Meski demikian, belum ada keputusan resmi mengenai pencabutan gelar atau perubahan catatan prestasi Manchester City. Hal tersebut bergantung pada keputusan sanksi setelah proses perkara dan banding selesai.
Saat ini, Manchester City masih berkompetisi di Liga Primer Inggris. Enzo Maresca menjadi pelatih tim utama pada musim 2026/2027, sementara proses hukum terkait dakwaan finansial klub masih berlanjut. Reuters melaporkan City tetap memimpin klasemen setelah mengalahkan Sunderland 5-3 sebelum jeda internasional.
Dengan demikian, perkembangan 114 dari 115 dakwaan menjadi babak baru dalam perkara yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun sejak City resmi didakwa pada Februari 2023. Namun, putusan tertulis, sanksi, dan hasil banding masih menjadi tahapan yang harus ditunggu sebelum dampak akhirnya terhadap Manchester City dapat diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.