Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Fajar/Fikri kalah dalam tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21./Antara-Fauzan/kye
Harianjogja.com, ICHINOMIYA—Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal mengikuti langkah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin ke final bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Fajar/Fikri harus puas dengan medali perunggu setelah kalah dari pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang pada semifinal, Senin (28/9/2026).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Fajar/Fikri kalah melalui rubber game dengan skor 17-21, 21-13, 9-21. Hasil tersebut membuat Indonesia gagal menciptakan All Indonesian Final pada nomor ganda putra.
"Selesai sudah tugas kami di Asian Games, menyumbangkan medali perunggu. Memang bukan yang kami harapkan, tapi kami tetap bersyukur. Ini lah kami, sudah bermain secara maksimal," tutur Fajar setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin
Pertandingan semifinal tersebut berlangsung selama 60 menit. Fajar/Fikri mengakui pasangan China mampu menunjukkan pertahanan solid sehingga berbagai serangan, termasuk smes, beberapa kali berhasil dikembalikan.
Pertahanan Liang/Wang Sulit Ditembus
Fajar menilai Liang/Wang tampil sangat siap menghadapi permainan mereka. Pasangan China tersebut disebut mampu membaca kelemahan Fajar/Fikri sekaligus meredam berbagai variasi serangan yang dilancarkan sepanjang pertandingan.
"Pasangan China sangat luar biasa ya permainannya, mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya, kami sudah mencoba berbagai cara dengan berbagai serangan tapi mereka memang sangat siap dengan pertahanannya," Fajar menceritakan.
Penilaian serupa disampaikan Fikri. Menurut dia, kekuatan Liang/Wang terlihat dari pertahanan yang solid dan sulit ditembus meski Fajar/Fikri berupaya mengambil inisiatif serangan.
"Bermain sangat solid. Tadi kami berdua sudah berusaha menyerang tapi tidak bisa tembus, jadi ya itu hasilnya," kata Fikri menambahkan.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjuangan Fajar/Fikri di nomor ganda putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan raihan medali perunggu.
Leo/Daniel Melaju ke Final
Sementara itu, Indonesia masih memiliki peluang meraih medali emas melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Leo/Daniel berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada semifinal.
Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-11, 21-14 atas Kim/Seo di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin. Hasil tersebut meningkatkan potensi perolehan medali emas Indonesia dari cabang olahraga bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Tadi kami bermain cukup baik, dan kuncinya kami terus komunikasi dan mewaspadai pola permainan lawan," ungkap Daniel selepas pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang.
Kemenangan atas Kim/Seo menjadi kemenangan kedua secara berturut-turut bagi Leo/Daniel. Sebelumnya, mereka juga mengalahkan pasangan tersebut dalam pertemuan di China Masters.
Leo mengatakan kemenangan pada semifinal Asian Games kali ini turut dipengaruhi pengalaman dari pertemuan sebelumnya. Bersama Daniel, dia terlebih dahulu mempelajari pola permainan Kim/Seo dari pertemuan di China Masters serta pertandingan sehari sebelumnya ketika menghadapi wakil tuan rumah pada babak perempat final.
Dengan demikian, Fajar/Fikri mengakhiri kiprah di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan medali perunggu, sedangkan Leo/Daniel menjadi wakil Indonesia yang tersisa di nomor ganda putra dan akan menghadapi Liang Weikeng/Wang Chang pada babak final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.