Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Ilustrasi, pemanah putri Rezza Octavia saat bertanding dalam panahan perorangan putri Olimpiade Paris 2024 di Esplanade des Invaldes, Paris, Prancis, Kamis (1/8/2024)./Antara-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia kembali gagal meraih medali dari nomor recurve individu putri Asian Games. Rezza Octavia terhenti di babak 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari unggulan ketiga asal Korea Selatan, Oh Yejin, di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, Selasa (29/9/2026).
Rezza harus mengakui keunggulan Oh dalam pertandingan yang berlangsung lima set. Pemanah Indonesia tersebut kalah dengan skor 3-7 setelah sempat memberikan perlawanan hingga set ketiga.
Pada set pertama, Rezza mengumpulkan 27 poin, sementara Oh mencetak 29 poin. Rezza kemudian bangkit pada set kedua dengan membukukan 30 poin berbanding 29 poin milik pemanah Korea Selatan tersebut.
Pertandingan semakin ketat pada set ketiga. Kedua pemanah sama-sama mencetak 28 poin sehingga tidak ada tambahan poin bagi keduanya dan kedudukan tetap 3-3.
Oh Yejin Menentukan Pertandingan
Oh kemudian mampu mengambil kendali pada dua set terakhir. Pemanah Korea Selatan itu dua kali mencatatkan 29 poin, sedangkan Rezza masing-masing hanya mengumpulkan 28 poin.
Hasil tersebut membuat Oh menutup pertandingan dengan kemenangan 7-3 sekaligus memastikan langkahnya ke babak berikutnya. Rezza pun harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar.
Sebelumnya, Rezza berhasil melewati babak 32 besar setelah menyingkirkan wakil Kazakhstan, Samira Zhumagulova. Dalam pertandingan tersebut, Rezza menang dengan skor 7-3.
Kegagalan Rezza melaju ke perempat final melengkapi hasil yang diperoleh Diananda Choirunisa. Diananda juga terhenti pada babak 16 besar setelah dikalahkan unggulan kelima asal China, Zhu Jingyi, dengan skor 2-6.
Dengan demikian, dua wakil Indonesia pada nomor recurve individu putri sama-sama gagal menembus babak delapan besar. Indonesia pun kembali tanpa medali dari nomor tersebut pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Indonesia Dua Edisi Tanpa Medali
Hasil di Aichi-Nagoya memperpanjang catatan Indonesia yang belum meraih medali dari recurve individu putri dalam dua edisi Asian Games berturut-turut.
Pada Asian Games Hangzhou 2022 yang berlangsung pada 2023, Rezza juga terhenti di babak 16 besar. Saat itu, Rezza kalah 3-7 dari pemanah Jepang Tomomi Sugimoto.
Sementara itu, Diananda pada edisi tersebut mampu melangkah lebih jauh hingga perempat final. Namun, perjuangannya dihentikan pemanah Korea Selatan An San dengan skor 3-7.
Medali terakhir Indonesia pada nomor recurve individu putri diraih Diananda pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Ketika itu, Diananda merebut medali perak setelah kalah 3-7 dari Zhang Xinyan asal China pada pertandingan final.
Diananda juga mencatat sejarah sebagai pemanah Indonesia pertama yang berhasil mencapai final nomor individu Asian Games.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.