Mau Berwisata ke Gunungkidul? Ini Jadwal KSPN 29 September 2026
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup. Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pesta gol Garuda. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA— Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup setelah menang telak 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan Grup A, Kamis (1/10/2026) malam. Kemenangan tersebut membawa skuad Garuda finis di puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin dari tiga laga.
Indonesia mengunci posisi teratas setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia. Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9, tetapi Indonesia mencatatkan 11 gol sedangkan Malaysia sembilan gol.
Pertandingan diwarnai pesta gol Indonesia sejak babak pertama. Mitchell Baker menjadi pemain paling menonjol dengan mencetak lima gol, sementara gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Tekanan skuad Garuda membuat lini belakang Bangladesh kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Indonesia.
Gol pembuka Indonesia lahir pada menit ke-11. Umpan Ole Romeny berhasil dikonversikan Mitchell Baker untuk membawa Indonesia unggul 1-0.
Baker sebenarnya memiliki kesempatan menggandakan keunggulan setelah gol tersebut. Namun, tendangannya masih belum menemui sasaran.
Pada menit ke-20, Baker akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor. Indonesia pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Tekanan Indonesia terus berlanjut. Rizky Ridho kemudian membawa Garuda unggul 3-0 pada menit ke-32.
Bangladesh sempat memberikan respons empat menit kemudian. Mohammed Shariar Emon mencetak gol pada menit ke-36 sehingga Bangladesh memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Baker mencetak gol ketiganya sekaligus membawa Indonesia kembali menjauh 4-1 pada menit ke-37. Gol itu sekaligus membuat Baker mencatatkan hat-trick pada pertandingan tersebut.
Indonesia tidak mengendurkan tekanan meski sudah unggul jauh. Pada menit ke-42, Baker kembali mencetak gol setelah memaksimalkan umpan Justin Hubner.
Gol keempat Baker tersebut membuat Indonesia memimpin 5-1 atas Bangladesh. Baker pun menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan sepanjang babak pertama.
Indonesia kemudian menutup babak pertama dengan gol keenam. Justin Hubner memperlebar keunggulan menjadi 6-1 pada menit ke-45+1 setelah memanfaatkan umpan Calvin Verdonk.
Tidak ada tambahan gol hingga wasit mengakhiri babak pertama. Indonesia memasuki jeda dengan keunggulan lima gol, dengan empat di antaranya diborong Baker. Laporan babak pertama juga mencatat Baker sebagai pencetak empat gol Indonesia sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia masih memiliki sejumlah peluang untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-55, Baker hampir mencetak gol kelimanya, tetapi tendangannya dari dalam kotak penalti masih mampu ditepis kiper Bangladesh Mehedi Hasan Srabon.
Srabon kembali melakukan penyelamatan ketika menggagalkan tendangan Ole Romeny. Kiper Bangladesh itu juga menghalau tandukan Baggott pada menit ke-75 ketika pemain Indonesia tersebut sudah berada dalam posisi leluasa di depan gawang.
Romeny sempat membobol gawang Bangladesh pada menit ke-84. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena offside. Indonesia akhirnya kembali mencetak gol pada menit ke-90. Luke Vickery membobol gawang Bangladesh setelah memanfaatkan umpan Romeny.
Bangladesh kemudian kembali mencetak gol. Farhaan Ali Wahid menjebol gawang Emil Audero setelah memaksimalkan umpan Rakib Hossain. Drama belum berakhir. Indonesia menambah gol melalui Kevin Diks pada menit ke-90+6.
Tidak lama berselang, Baker melengkapi pesta gol sekaligus penampilan luar biasanya. Pada menit ke-90+7, Baker membobol gawang Bangladesh setelah memanfaatkan umpan Romeny. Gol tersebut membuat Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh.
Hasil tersebut memastikan Indonesia finis sebagai pemuncak Grup A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Indonesia unggul produktivitas gol atas Malaysia yang juga mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9. Garuda mencetak 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mencetak sembilan gol. (Laodong News)
Sebelum laga terakhir, FIFA mencatat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dan masih bersaing memperebutkan posisi teratas Grup A. Kedua pertandingan terakhir grup dimainkan secara bersamaan pada Kamis (1/10/2026).
Dengan kemenangan 9-2 tersebut, Indonesia akhirnya melewati Malaysia dalam perhitungan produktivitas gol dan berhak melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.