PSIM Jogja Siapkan Skuad Hadapi Persija, Ritme Jadi Fokus

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Minggu, 04 Oktober 2026 15:37 WIB
PSIM Jogja Siapkan Skuad Hadapi Persija, Ritme Jadi Fokus

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel memimpin gim internal di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sabtu (3/10/2026). Ist/ PSIM Jogja

Harianjogja.com, JOGJA— PSIM Jogja mulai mematangkan persiapan menghadapi Persija Jakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Laskar Mataram memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengembalikan kondisi fisik dan ritme permainan sebelum menghadapi tim yang belum terkalahkan pada tiga laga awal.

PSIM menggelar gim internal di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sabtu (3/10/2026) pagi. Seluruh pemain dibagi menjadi dua tim dan menjalani pertandingan selama 90 menit dengan dipimpin wasit.

Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel menggunakan pertandingan tersebut untuk memantau kondisi fisik seluruh pemain setelah kompetisi terhenti selama beberapa pekan.

"Bagi saya, sangat penting melihat semua pemain bermain selama 90 menit penuh," kata Van Gastel.

Kembalikan Ritme Permainan

Gim internal menjadi bagian dari upaya tim pelatih mengembalikan sentuhan bola dan ritme permainan skuad PSIM. Sebelumnya, para pemain mendapatkan waktu libur selama sepekan dalam jeda kompetisi yang berlangsung sekitar tiga minggu.

"Terutama karena ada jeda tiga minggu; kita memiliki waktu libur satu minggu, dan minggu ini kita kembali berlatih. Sangat penting untuk mengembalikan ritme permainan," ujarnya.

Pertandingan tersebut juga memberikan kesempatan kepada pemain yang selama ini minim menit bermain pada laga resmi. Mereka bisa tampil penuh sehingga tim pelatih memiliki gambaran mengenai kesiapan masing-masing pemain.

Van Gastel mengapresiasi kerja keras yang ditunjukkan para pemain sepanjang gim internal. Menurutnya, kemauan untuk berjuang menjadi salah satu modal penting PSIM untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Hal yang saya apresiasi dari pertandingan hari ini adalah kerja keras fisik yang mereka lakukan, serta kemauan mereka untuk berjuang demi tim," ucapnya.

Komposisi Berbeda untuk Evaluasi

Staf pelatih PSIM sengaja membagi skuad ke dalam dua tim dengan komposisi yang berimbang. Beberapa pemain yang sudah terbiasa bermain bersama juga dipisahkan untuk melihat kemungkinan kombinasi berbeda selama pertandingan.

"Saya hanya mencoba membentuk dua tim yang seimbang. Beberapa pemain memang sudah terbiasa bermain bersama, sehingga kami menyusun dua komposisi tim yang berbeda tersebut," kata Van Gastel.

Hasil gim internal tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi tim pelatih untuk menentukan komposisi PSIM saat menghadapi Persija Jakarta. Meski demikian, Van Gastel masih akan memantau perkembangan skuad sepanjang pekan sebelum menentukan pemain yang akan diturunkan.

Persija Jadi Ujian Berat

Persija datang sebagai lawan yang tidak mudah bagi PSIM. Macan Kemayoran selalu meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal musim dan kini menempati peringkat ketiga klasemen.

Situasi PSIM berbeda. Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan dan berada di peringkat ke-14 klasemen.

Posisi tersebut membuat PSIM hanya berjarak satu tingkat dari PSS Sleman yang menjadi rival sesama tim asal DIY. Karena itu, pertandingan melawan Persija menjadi kesempatan bagi PSIM untuk menunjukkan hasil dari persiapan selama jeda kompetisi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online