Kasus Negreira Dibuka Lagi, Bisakah Barcelona Kehilangan Gelar?

Jumali
Jumali Senin, 05 Oktober 2026 14:27 WIB
Kasus Negreira Dibuka Lagi, Bisakah Barcelona Kehilangan Gelar?

Barcelona./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Kasus Negreira kembali menjadi sorotan sepak bola Spanyol setelah Real Madrid menyerahkan sekitar 50.000 halaman dokumen kepada UEFA. Dokumen tersebut berkaitan dengan pembayaran yang dilakukan Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit (CTA) Spanyol, dalam periode 2001 hingga 2018.

Langkah Real Madrid itu membuat proses investigasi yang telah berjalan kembali mendapat perhatian luas. Bagi pendukung Barcelona, perkembangan tersebut menjadi penting karena menyangkut salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub.

Reuters melaporkan UEFA telah mengonfirmasi menerima dokumen tambahan yang diserahkan Real Madrid. Lembaga sepak bola Eropa itu menyatakan para penyelidik akan menelaah seluruh materi yang diterima sebagai bagian dari proses yang masih berlangsung.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan yang menyatakan Barcelona bersalah maupun menetapkan pencabutan gelar yang pernah diraih klub asal Catalunya tersebut.

Deretan Gelar Barcelona yang Masuk Periode Kasus

Pembahasan mengenai kemungkinan konsekuensi kasus Negreira kembali mengemuka karena Barcelona meraih banyak prestasi selama rentang waktu pembayaran kepada perusahaan milik Negreira.

Dalam periode 2001 hingga 2018, Barcelona berhasil memenangkan sembilan gelar LaLiga. Kesembilan trofi tersebut diraih pada musim 2004/2005, 2005/2006, 2008/2009, 2009/2010, 2010/2011, 2012/2013, 2014/2015, 2015/2016, dan 2017/2018.

Sebagian besar kesuksesan itu datang ketika Barcelona diperkuat sejumlah pemain bintang dan menjadi salah satu tim paling dominan di Eropa.

Empat dari sembilan gelar liga tersebut diraih pada era kepelatihan Pep Guardiola. Bahkan, Barcelona mampu mencatatkan tiga gelar LaLiga secara beruntun pada musim 2008/2009 hingga 2010/2011.

Namun, seluruh trofi tersebut masih tetap tercatat sebagai gelar resmi Barcelona. Tidak ada keputusan UEFA yang menyatakan gelar-gelar tersebut telah dicabut ataupun akan dicabut.

Empat Liga Champions Juga Berasal dari Periode yang Sama

Selain mendominasi kompetisi domestik, Barcelona juga mencatatkan prestasi besar di pentas Eropa.

Klub berjuluk Blaugrana itu memenangkan empat gelar Liga Champions selama periode 2001 hingga 2018, yakni pada musim 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2014/2015.

Empat trofi tersebut memiliki arti penting karena menjadi bagian terbesar dari koleksi Liga Champions Barcelona hingga saat ini.

Pada musim 2008/2009, Barcelona mencatatkan musim bersejarah dengan menjuarai LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions dalam satu musim.

Prestasi serupa kembali diraih pada musim 2014/2015 ketika klub asal Catalunya tersebut kembali memenangkan LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Pembayaran Lebih dari 7 Juta Euro

Kasus Negreira berpusat pada pembayaran yang dilakukan Barcelona kepada perusahaan milik Jose Maria Enriquez Negreira.

Pembayaran tersebut berlangsung selama 17 tahun, mulai 2001 hingga 2018, dengan nilai lebih dari 7 juta euro.

Barcelona membantah pembayaran itu dilakukan untuk memengaruhi keputusan wasit dalam pertandingan. Klub menyatakan dana tersebut digunakan untuk memperoleh laporan serta konsultasi terkait perwasitan.

Di sisi lain, Real Madrid menyerahkan dokumen tambahan kepada UEFA untuk mendukung laporan mereka mengenai kasus tersebut.

UEFA kemudian mengonfirmasi penerimaan dokumen tersebut dan menegaskan bahwa materi yang diterima akan menjadi bagian dari proses penilaian para penyelidik.

Barcelona Sebut Investigasi Tidak Pernah Ditutup

Barcelona menegaskan UEFA tidak membuka penyelidikan baru terkait kasus Negreira. Menurut pernyataan resmi klub, investigasi tersebut telah berjalan sejak 2023 dan tidak pernah dihentikan.

Karena itu, perkembangan terbaru lebih berkaitan dengan masuknya dokumen tambahan yang akan dikaji dalam proses yang sudah berlangsung.

Untuk saat ini, sembilan gelar LaLiga dan empat trofi Liga Champions yang diraih Barcelona pada periode tersebut masih tetap tercatat sebagai bagian dari sejarah resmi klub sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum dan investigasi yang berjalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online