Indonesia Raih 39 Medali di Asian Games 2026, Peringkat 16
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Veda Ega Pratama membawa modal penting saat menghadapi Moto3 Mandalika 2026. Pembalap Honda Team Asia itu memiliki rekam jejak kuat di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebelum menjalani balapan kandang akhir pekan ini.
Moto3 Mandalika 2026 akan menjadi seri ke-17 Kejuaraan Dunia Moto3 musim ini. Rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Bagi Veda, balapan tersebut juga menjadi kesempatan untuk tampil di depan pendukung sendiri. Ia telah mengenal karakter lintasan Mandalika sejak masih berkompetisi di ajang junior hingga berlaga di kelas SuperSport 600 Asia Road Racing Championship.
Veda datang ke Mandalika dengan tren yang cukup positif setelah melewati tiga seri sebelumnya yang tidak mudah.
Pada Moto3 Aragon, pembalap asal Gunungkidul itu harus puas finis ke-20 setelah memulai balapan dari posisi ke-22. Hasil tersebut membuatnya kehilangan poin dan turun dalam persaingan klasemen.
Veda kemudian finis ke-18 pada Moto3 San Marino dan memperbaiki hasilnya menjadi posisi ke-13 di Austria. Puncak peningkatan itu terlihat pada seri Jepang di Mobility Resort Motegi.
Memulai balapan dari posisi ke-18, Veda mampu naik hingga finis ke-11 dan mengamankan lima poin. Ia terlibat dalam persaingan ketat dengan sejumlah pembalap Honda di grup yang memperebutkan posisi 10 besar.
Hasil tersebut menjadi modal penting sebelum Veda tampil di sirkuit yang sudah sangat dikenalnya.
Pengalaman Veda di Mandalika sudah terbentuk jauh sebelum dirinya naik ke Kejuaraan Dunia Moto3.
Pada 2021, ia menjalani debut Asia Talent Cup di Mandalika dengan status wildcard. Dalam balapan pertama seri Indonesia, Veda berhasil finis di posisi kedelapan. Pada Race 2, ia tidak menyelesaikan balapan.
Setahun kemudian, catatan Veda di Mandalika meningkat tajam. Ia berhasil memenangi dua balapan pada putaran terakhir Asia Talent Cup 2022 yang berlangsung di sirkuit tersebut. Dua kemenangan itu turut mengantarnya finis di posisi ketiga klasemen akhir musim.
Performa tersebut kembali berlanjut pada 2023. Veda menyapu bersih dua kemenangan pada seri Mandalika dan menjadi salah satu pembalap paling dominan sepanjang musim.
Kemenangan di Mandalika menjadi bagian dari perjalanan Veda menuju gelar juara Asia Talent Cup 2023. Ia kemudian tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjadi juara ajang tersebut.
Pengalaman Veda di Mandalika tidak berhenti di Asia Talent Cup. Pada 2024, ia tampil di Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600.
Dalam Race 1 putaran Mandalika, Veda finis di posisi ketiga setelah sebelumnya memulai balapan dari pole position. Pada Race 2, ia kembali naik podium dengan finis sebagai runner-up di belakang rekan setimnya, Mohammad Adenanta Putra.
Catatan tersebut menunjukkan Veda tidak hanya mengenal tikungan-tikungan Mandalika dari kompetisi junior. Ia juga pernah merasakan persaingan di lintasan tersebut dengan motor berkapasitas lebih besar.
Namun, pengalaman tersebut tetap bukan jaminan Veda akan langsung menjadi pemenang Moto3 Mandalika 2026.
Moto3 memiliki karakter persaingan yang berbeda dengan Asia Talent Cup maupun SS600. Balapan kelas ringan Grand Prix sering berlangsung dalam rombongan besar sehingga perubahan posisi dapat terjadi hingga lap terakhir.
Veda sendiri pernah menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing di level dunia. Pada Moto3 Brasil 2026, ia bahkan mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix setelah finis ketiga.
Pada musim debutnya bersama Honda Team Asia, hasil Veda juga menunjukkan bahwa kecepatannya sudah mampu membawa dia ke persaingan papan atas. Profil resmi MotoGP mencatat Veda telah mengoleksi dua podium pada musim 2026, meski belum meraih kemenangan.
Karena itu, balapan di Mandalika menjadi peluang menarik bagi Veda untuk kembali mengejar podium sekaligus memburu kemenangan pertamanya di Moto3.
Rekor kuat di Mandalika menjadi modal, tetapi hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa motor, kualifikasi, pengelolaan ban, kondisi lintasan, serta persaingan sepanjang balapan.
Dengan dukungan penonton Indonesia dan pengalaman panjang di Mandalika, Veda kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan sejauh mana perkembangannya setelah menjalani satu musim penuh di Kejuaraan Dunia Moto3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sekitar 120 tenaga OP jaringan irigasi DIY masih berstatus honorer. Mereka didorong menjadi PPPK, setidaknya melalui skema paruh waktu
Celine Evangelista menyurvei villa Rp2 miliar di Madinah. Properti tiga lantai itu memiliki dua lift, rooftop, dan ruang keluarga luas.
Calvin Verdonk bermain di dua posisi saat Indonesia mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ini peran dan komentarnya.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.