Toprak Razgatlioglu Isi Bensin Eceran, Kenangan Mandalika Terulang
Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran di Kuta Mandalika jelang MotoGP 2026. Ia punya sejarah kuat di sirkuit tersebut sejak era WSBK.
Jorge Martin/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Jorge Martin membawa keunggulan tipis menuju MotoGP Mandalika 2026. Pembalap Aprilia Racing itu hanya unggul dua poin atas Marc Marquez setelah sama-sama tampil kuat pada seri MotoGP Jepang di Motegi.
Martin kini memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 333 poin, sedangkan Marc Marquez mengoleksi 331 poin. Di belakang keduanya, rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, menempati posisi ketiga dengan 284 poin.
Situasi tersebut membuat MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi salah satu seri penting dalam perebutan gelar. Setiap tambahan poin bisa langsung mengubah posisi dua kandidat utama tersebut di puncak klasemen.
Marc Marquez sebenarnya datang ke Motegi dengan peluang besar untuk memangkas jarak. Pembalap Ducati Lenovo Team itu akhirnya tampil sempurna dengan memenangi Sprint dan balapan utama MotoGP Jepang 2026.
Martin tetap mampu mengamankan dua podium. Ia finis ketiga dalam Sprint setelah terkena penalti penurunan satu posisi akibat pelanggaran batas lintasan, kemudian menyelesaikan balapan utama di posisi kedua.
Hasil tersebut membuat Martin hanya kehilangan sedikit keunggulan meski Marc Marquez meraih kemenangan ganda. MotoGP mencatat Martin membawa pulang 20 poin dari akhir pekan di Motegi dan mempertahankan posisi teratas klasemen dengan selisih dua poin.
Bagi Aprilia, hasil itu menjadi modal penting karena Motegi bukan lintasan yang selama ini dianggap paling menguntungkan bagi mereka. Martin mampu menjaga konsistensi ketika rival utamanya justru menguasai seluruh balapan pada akhir pekan tersebut.
"Saya sangat puas meninggalkan Jepang setelah tampil di sirkuit yang sebelumnya bukan salah satu trek terbaik bagi Aprilia," ujar Martin, seperti dikutip dari Crash.
Ia juga memberikan apresiasi kepada timnya setelah berhasil mengamankan dua podium.
Setelah Jepang, perhatian Martin langsung tertuju ke Indonesia. Mandalika menjadi salah satu sirkuit yang memiliki kenangan kuat dalam perjalanan kariernya di MotoGP.
Pada 2024, Martin memang tampil kompetitif di Mandalika, tetapi ia tidak memenangi Sprint. Pembalap Spanyol tersebut sempat memimpin Sprint sebelum terjatuh di Tikungan 16 pada awal balapan. Sehari kemudian, Martin bangkit dan merebut kemenangan pada balapan utama.
Catatan tersebut menjadi modal psikologis tersendiri menjelang MotoGP Mandalika 2026. Terlebih, kini Martin datang sebagai pemimpin klasemen dan hanya memiliki sedikit ruang untuk melakukan kesalahan.
"Sekarang kami menuju Indonesia, ke sirkuit di mana saya selalu merasa nyaman. Namun, persaingan kejuaraan masih sangat ketat, jadi kami harus terus melangkah dengan cara ini, bekerja sama, dan melakukan perbaikan dari hari ke hari," kata Martin.
Bagi Martin, target di Mandalika bukan sekadar mengulang kemenangan masa lalu. Ia membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga jarak dari Marc Marquez yang terus menekan dari posisi kedua.
Di kubu seberang, Marc Marquez memiliki catatan yang tidak terlalu menguntungkan di Mandalika. Pada 2024, ia memang berhasil finis ketiga dalam Sprint, tetapi kemudian gagal menyelesaikan balapan utama karena masalah teknis.
Catatan tersebut berbeda dengan performanya di Motegi. Marc baru saja menyapu bersih Sprint dan balapan utama di Jepang, sehingga kepercayaan dirinya menuju Indonesia sedang tinggi.
Karena itu, Mandalika akan menjadi pertarungan menarik antara Martin yang memiliki keunggulan dua poin dan Marc yang baru saja memangkas jarak secara signifikan.
Sementara itu, Bezzecchi tetap menjadi pembalap yang perlu diperhitungkan. Selisih 49 poin dari Martin memang cukup lebar, tetapi dengan beberapa seri yang masih tersisa, peluang perebutan gelar belum sepenuhnya tertutup.
MotoGP Indonesia 2026 pun berpotensi menjadi titik penting dalam pertarungan tersebut. Martin harus mempertahankan keunggulan, sementara Marc Marquez akan berusaha membalikkan keadaan di sirkuit yang pernah menjadi salah satu akhir pekan sulit baginya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran di Kuta Mandalika jelang MotoGP 2026. Ia punya sejarah kuat di sirkuit tersebut sejak era WSBK.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dkk didakwa menerima Rp352 miliar hasil TPPU periode 2020–2026 melalui sejumlah modus.
TWICE akan merayakan 11 tahun karier lewat fan party “Once upon a Thri11” di Seoul. Hanya 750 ONCE terpilih yang bisa bertemu sembilan member.
Tekanan ban ideal motor 29-33 PSI dan mobil 30-35 PSI. Simak panduan lengkap, kesalahan umum, dan tips pengecekan.
Hasil drawing Piala Liga Indonesia 2026/2027 menempatkan PSIM Jogja di Grup E dan PSS Sleman di Grup F. Simak pembagian grup lengkapnya.
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi