Markas Permanen Kodam XXVI Mataram Dipastikan Dibangun di Godean
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Penandatanganan kerja sama pembangunan training ground di Auditorium KPH Poerwokoesoemo Universitas Janabadra, Rabu (7/10/2026). Ist/ PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menyiapkan pembangunan training ground berstandar FIFA bersama Universitas Janabadra. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada awal 2027 untuk memperkuat pembinaan pemain muda.
Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, mengatakan pembangunan training ground tersebut terutama ditujukan untuk mendukung PSIM ABC (Akademi Bintang Cendekia).
Menurut Liana, keberadaan fasilitas latihan yang memadai menjadi bagian penting dalam proses pengembangan pemain usia muda. Karena itu, kerja sama dengan Universitas Janabadra dinilai menjadi tonggak baru bagi PSIM dalam mengembangkan pemain muda.
“Kerja sama training ground ini adalah milestone baru untuk PSIM Jogja. Kami ingin merealisasikan ini sebagai bentuk dukungan terbaik untuk youth development, yakni untuk PSIM ABC,” kata Liana seusai penandatanganan kerja sama di Auditorium KPH Poerwokoesoemo Universitas Janabadra, Rabu (7/10/2026).
Dibangun Standar FIFA
PSIM dan Universitas Janabadra resmi menjalin kerja sama pembangunan fasilitas tersebut bertepatan dengan Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra.
Lapangan yang disiapkan dalam kerja sama tersebut nantinya dibangun dengan standar FIFA. Liana berharap proses pembangunan dapat segera berjalan sehingga fasilitas itu bisa dimanfaatkan untuk mencetak talenta sepak bola baru dari Jogja dan sekitarnya.
“Semoga kita bisa menciptakan atau mencetak pesepak bola melalui training ground ini sebentar lagi, mudah-mudahan awal tahun 2027,” ujarnya.
Selain mendukung kebutuhan latihan, Liana melihat kerja sama tersebut sebagai kesempatan untuk memadukan pembinaan olahraga dengan pendidikan dan pembentukan karakter.
PSIM, lanjut dia, ingin visi pembinaan pemain muda berjalan sejalan dengan nilai pendidikan yang dimiliki Universitas Janabadra.
“Ke depannya, saya berharap visi bersama antara Janabadra dan PSIM dapat terwujud. PSIM akan mendukung penuh filosofi mulia Janabadra dalam melahirkan manusia berbudi pekerti, berpengetahuan, dan berkarakter baik melalui jalur keolahragaan,” katanya.
Janabadra Sambut Kerja Sama dengan PSIM
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Janabadra, Surjadiman, menyambut baik kerja sama tersebut. Dia menilai hubungan Universitas Janabadra dengan PSIM bukan hal baru.
Salah satu bentuk hubungan tersebut terlihat dari kiprah alumni kampus di klub berjuluk Laskar Mataram tersebut.
Surjadiman menyebut Erwan Hendarwanto sebagai salah satu alumnus Universitas Janabadra yang memiliki perjalanan bersama PSIM. Erwan pernah menjadi pelatih utama saat membawa PSIM promosi ke Liga 1 dan kini menjabat sebagai direktur akademi Elite Pro Academy (EPA) PSIM.
Dia berharap kerja sama antara Universitas Janabadra dan PSIM dapat segera menghasilkan fasilitas sepak bola berkualitas yang mendukung pembinaan pemain muda.
“Terima kasih kepada Ibu Yuliana karena bersedia bekerja sama dengan UJB untuk mewujudkan serta membangun lapangan sepak bola dengan kualitas baik berstandar FIFA,” ujar Surjadiman.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rencana jangka panjang PSIM dalam membangun sistem pembinaan pemain muda. Training ground itu nantinya diharapkan menjadi fasilitas yang menunjang perkembangan pemain sebelum menapaki level sepak bola profesional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.