Dari Jerman hingga Australia, Ini Pilihan Visa Kerja bagi WNI
Jerman, Kanada, Australia, Selandia Baru, UEA, Belanda, dan Spanyol menawarkan jalur kerja bagi warga asing. Cek persyaratan visa sebelum mendaftar.
Gelandang Persib Marc Klok./Antara-Rubby Jovan/am.\r\n
Harianjogja.com, JOGJA — Peringkat koefisien kompetisi antarklub Asia milik Indonesia kembali turun setelah sempat naik berkat kemenangan Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Indonesia yang sempat menempati posisi ke-16 kini disebut kembali berada di peringkat ke-18, disalip Kamboja.
Persib membuka peluang kenaikan peringkat tersebut setelah mengalahkan wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026).
Gol kemenangan Maung Bandung dicetak Mariano Peralta melalui tendangan penalti pada menit ke-45. Hasil itu sekaligus mengantarkan Persib mengoleksi enam poin dari dua pertandingan di fase grup.
Kemenangan Persib dilaporkan menambah 1.000 poin koefisien bagi Indonesia. Tambahan tersebut sempat mengangkat posisi Liga Indonesia tiga tingkat ke peringkat ke-16 Asia, sekaligus melewati Oman, Bahrain, dan Kamboja.
Namun, posisi itu tidak bertahan lama. Hasil pertandingan klub-klub Kamboja di matchday kedua ACL Two ikut mengubah persaingan perolehan koefisien antarkompetisi.
Phnom Penh Crown membuat kejutan dengan menundukkan klub Korea Selatan, Gangwon FC, dengan skor 2-1 di Stadion Gangneung, Kamis (15/10/2026). Kemenangan tersebut menjadi hasil positif kedua Phnom Penh Crown di fase grup.
Sementara itu, wakil Kamboja lainnya, Preah Khan Reach Svay Rieng, bermain imbang tanpa gol saat menghadapi klub China, Shanghai Shenhua, pada hari yang sama.
Berdasarkan angka yang tercantum dalam laporan awal, hasil kedua klub tersebut memberikan tambahan total 1.333 poin bagi Kamboja. Perolehan itu membuat Kamboja kembali melewati Indonesia dan naik ke peringkat ke-17, sedangkan Indonesia turun ke posisi ke-18.
Meski posisi Indonesia dalam pemeringkatan koefisien kembali berubah, kemenangan Persib tetap menjadi modal penting bagi wakil Indonesia di kompetisi Asia. Hasil atas The Cong-Viettel memperpanjang catatan kemenangan Persib di level internasional, meski klaim tujuh kemenangan beruntun perlu diperiksa berdasarkan daftar pertandingan dan definisi kompetisi yang digunakan.
Pergerakan peringkat koefisien tersebut juga menunjukkan bahwa posisi sebuah liga tidak hanya ditentukan oleh hasil satu klub. Hasil pertandingan klub-klub dari negara lain yang berkompetisi di Asia turut memengaruhi persaingan antarkompetisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jerman, Kanada, Australia, Selandia Baru, UEA, Belanda, dan Spanyol menawarkan jalur kerja bagi warga asing. Cek persyaratan visa sebelum mendaftar.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat
Hamdan Tour mengumumkan Ruben Onsu tak lagi menjadi brand ambassador sejak 31 Agustus 2026. Perusahaan menegaskan kehidupan pribadi Ruben bukan representasi mer
Ranking koefisien Liga Indonesia disebut turun ke posisi 18 Asia setelah Kamboja meraih hasil positif di ACL Two. Persib sebelumnya menang 1-0 atas The Cong-Vie
Pelajari cara mengatur sorot lampu mobil, mulai dari menyiapkan dinding datar hingga memeriksa pola cahaya agar berkendara malam lebih aman.
Kabut asap dari karhutla memperburuk udara Singapura. PSI wilayah tengah mencapai 227, sementara pemerintah mempercepat distribusi masker N95.