Kiandra Ramadhipa Gagal Tembus 3 Besar Moto3 Junior 2026

Newswire
Newswire Minggu, 18 Oktober 2026 20:37 WIB
Kiandra Ramadhipa Gagal Tembus 3 Besar Moto3 Junior 2026

Kiandra Ramadhipa/Antara-Astra Honda

Harianjogja.com, JAKARTA—Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, dipastikan gagal menembus tiga besar klasemen akhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026. Hasil tersebut menyusul penalti enam detik yang membuat pembalap Honda Asia-Dream Racing itu turun ke posisi ke-10 pada race pertama seri pamungkas di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu (18/10/2026).

Dikutip dari laman FIM MotoJunior, Kiandra kini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 119 poin, turun dari posisi keempat. Jumlah tersebut tidak cukup untuk mengejar Giulio Pugliese dari CFMoto Aspar Junior Team yang menempati peringkat ketiga dengan 148 poin.

Peluang Kiandra memperbaiki posisinya masih terbuka pada race kedua yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu mulai pukul 19.00 WIB. Namun, sekalipun memenangi balapan penutup musim dan memperoleh tambahan maksimal 25 poin, total nilainya hanya mencapai 144 poin, masih di bawah koleksi Pugliese.

Penalti Enam Detik Mengubah Hasil Balapan Kiandra

Kiandra sebenarnya memiliki peluang meraih hasil lebih baik pada race pertama Moto3 Junior 2026. Pembalap berusia 16 tahun asal Sleman, DI Jogja, tersebut memulai balapan dari posisi terdepan atau pole position dan mampu bersaing dalam perebutan kemenangan.

Namun, menjelang akhir perlombaan, otoritas balapan menjatuhkan hukuman long lap penalty (LLP) kepada Kiandra. Berdasarkan dokumen balapan, ia dinilai telah tujuh kali melanggar batas lintasan atau exceeded track limits di tikungan kedua (T2).

Kiandra tidak menjalankan kewajiban LLP hingga balapan berakhir. Akibatnya, otoritas balapan menambahkan hukuman enam detik ke waktu totalnya sehingga ia harus puas menempati posisi ke-10, meskipun secara aktual menyelesaikan perlombaan di urutan ketiga.

Hukuman tersebut berdampak langsung pada posisi Kiandra di klasemen sementara. Dari yang sebelumnya berada di peringkat keempat, ia kini turun ke urutan keenam dengan 119 poin.

Tiket Moto3 2027 Gagal Diraih

Kegagalan menembus tiga besar Moto3 Junior FIM 2026 membuat Kiandra kehilangan salah satu jalur untuk tampil di kelas Moto3 pada musim 2027. Pencapaian tiga besar dalam kejuaraan tersebut dapat membuka peluang bagi pembalap yang belum berusia 18 tahun untuk berkompetisi di Moto3.

Tanpa memenuhi jalur tersebut, Kiandra yang lahir pada 4 Desember 2009 baru dapat memperkuat tim Moto3 setidak-tidaknya pada musim 2028, ketika usianya telah mencapai 18 tahun pada 4 Desember 2027.

Moto3 menetapkan usia minimal 18 tahun bagi pembalap. Karena itu, pencapaian di kejuaraan junior menjadi salah satu faktor penting bagi Kiandra untuk membuka kesempatan tampil lebih cepat di kelas tersebut.

Meski demikian, Moto3 Junior bukan satu-satunya jalur untuk memperoleh kesempatan tampil di Moto3 2027 sebelum berusia 18 tahun. Pembalap juga dapat memanfaatkan jalur tiga besar Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026.

Akan tetapi, Kiandra juga gagal memenuhi syarat melalui kejuaraan tersebut karena mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen akhir.

Empat Pembalap Lain Juga Mendapat Penalti

Kiandra bukan satu-satunya pembalap yang menerima hukuman LLP pada race pertama di Misano. Giulio Pugliese dari CFMoto Aspar Junior, Filip Surowiak dari British Talent, Matteo Gabarrini dari MTA Junior, dan Kiattisak Singhapong dari Honda Asia-Dream Racing Junior juga mendapatkan penalti serupa.

Perbedaannya, keempat pembalap tersebut menjalankan LLP saat masih berada di lintasan. Sementara itu, Kiandra tidak melaksanakan hukuman tersebut hingga balapan selesai sehingga terkena tambahan enam detik pada catatan waktunya.

Adapun kemenangan race pertama di Sirkuit Misano diraih Fernando Bujosa dari AC Racing. Posisi kedua ditempati Yaroslav Karpushin, sedangkan Carlos Cano finis ketiga. Keduanya merupakan pembalap CFMoto Aspar Junior Team.

Dengan hasil tersebut, perhatian Kiandra selanjutnya tertuju pada race kedua seri pamungkas Moto3 Junior FIM 2026. Meski kemenangan pada balapan terakhir masih dapat menambah poinnya, hasil race pertama memastikan ia tidak lagi memiliki peluang menembus tiga besar klasemen akhir musim ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online