Real Betis Tekuk Feyenoord 1-0, Isco Jadi Penentu

Jumali
Jumali Kamis, 22 Oktober 2026 08:27 WIB
Real Betis Tekuk Feyenoord 1-0, Isco Jadi Penentu

Instagram: Feyenoord

Harianjogja.com, JOGJA—Real Betis mempertahankan catatan sempurna di fase liga Liga Champions 2026/2027 setelah mengalahkan Feyenoord dengan skor 1-0, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Gol penalti Isco pada babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan ketat di Estadio de La Cartuja, Sevilla.

Kemenangan ini membuat Betis mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Klub asal Spanyol itu pun menempati posisi kelima klasemen sementara, berdasarkan hasil pertandingan yang tersedia. Feyenoord, sebaliknya, gagal membawa pulang poin setelah kesulitan memaksimalkan peluang yang mereka peroleh.

Bagi Betis, hasil tersebut menjadi modal penting untuk menjaga posisi di papan atas. Dalam format fase liga Liga Champions, delapan tim teratas pada akhir fase ini berhak melaju langsung ke babak 16 besar, sedangkan tim peringkat kesembilan hingga ke-24 harus melewati babak play-off.

Penalti Isco Jadi Pembeda

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Betis berusaha menekan melalui sejumlah serangan yang melibatkan Antony, Isco, dan Troy Parrott, sedangkan Feyenoord mencoba mencari celah melalui pergerakan Anis Hadj Moussa dan rekan-rekannya.

Kiper Feyenoord, Tjark Ernst, beberapa kali menggagalkan peluang tuan rumah. Pada menit ke-29, misalnya, dia mampu menghalau upaya Parrott dan Isco sehingga Betis belum berhasil membuka keunggulan.

Feyenoord juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol sebelum turun minum. Pada menit ke-43, Gjivai Zechiël memperoleh peluang dari jarak dekat setelah menerima umpan Javi López. Namun, penyelesaiannya justru melambung di atas mistar gawang.

Kedua tim memasuki jeda dengan skor 0-0. Meski Betis menciptakan sejumlah peluang, pertahanan Feyenoord masih mampu meredam serangan tuan rumah.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-59. Abde Ezzalzouli melakukan pergerakan yang berujung pada insiden handball Jeremiah St. Juste di kotak penalti Feyenoord.

Wasit Simone Sozza menunjuk titik putih. Isco kemudian menjalankan tugas sebagai eksekutor dan berhasil menaklukkan Ernst untuk membawa Betis unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan. Feyenoord harus mencari cara untuk mengejar ketertinggalan, sementara Betis berusaha menjaga keunggulan hingga laga berakhir.

Feyenoord Gagal Memaksimalkan Peluang

Feyenoord berupaya merespons gol Isco dengan meningkatkan tekanan. Namun, upaya tim tamu belum cukup untuk mengubah skor, sementara Betis tetap berusaha mengelola pertandingan agar tidak kehilangan keunggulan.

Pada fase akhir laga, Betis juga harus tetap waspada terhadap serangan Feyenoord. Kedua tim sama-sama memiliki momen untuk mengancam, tetapi tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil akhir 1-0 memastikan Betis meraih kemenangan ketiga secara beruntun pada fase liga musim ini. Sebelumnya, klub tersebut menang atas Lille dan Porto.

Dengan sembilan poin, Betis menjaga peluang untuk bersaing di kelompok teratas klasemen dan membidik tiket langsung ke babak 16 besar. Konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menjadi penting karena persaingan fase liga masih berlangsung.

Sementara itu, Feyenoord perlu memperbaiki efektivitas serangan setelah gagal memanfaatkan peluang yang muncul, termasuk kesempatan Zechiël menjelang akhir babak pertama. Kekalahan di Sevilla membuat mereka harus berusaha mengumpulkan poin pada pertandingan selanjutnya agar tetap kompetitif dalam perebutan posisi menuju fase gugur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online