Persebaya vs PSS Sleman: Adu Pertahanan dan Lini Serang
PSS Sleman menghadapi Persebaya yang baru kebobolan dua gol. Huistra menyiapkan Super Elja untuk memburu poin di Surabaya.
Pesepak bola Persebaya Surabaya, Yuran Fernandes (kanan) berebut bola dengan pemain PSS Sleman, Lucas Gama (kiri), dalam pertandingan BRI Super League 2026â??2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2./Antara-Rizal Hanafi/kye
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, melakukan dua perubahan dalam susunan pemain utama saat menghadapi Persik Kediri. Saiful Djoge dan Arda Alfareza dipercaya tampil sejak menit awal setelah sebelumnya bermain sebagai pemain pengganti saat PSS menahan imbang Persebaya.
Huistra tetap mempertahankan sebagian besar komposisi pemain yang tampil pada laga sebelumnya. Super Elja kembali mengandalkan Pedro Caracoci di bawah mistar, duet Gustavo Tocantins dan Melvyn Lorenzen di lini depan, serta Riko Simanjuntak dan Hiromu Tanaka di sektor sayap.
PSS juga membawa 23 pemain yang sama seperti saat bertandang ke markas Persebaya akhir pekan lalu. Dengan komposisi tersebut, Huistra memilih mempertahankan kerangka tim yang telah tampil pada pertandingan sebelumnya.
Djoge dan Arda Masuk Starting Line-up
Di posisi penjaga gawang, Pedro Caracoci kembali mendapat kepercayaan sebagai starter. Ia sebelumnya menjadi salah satu pemain penting saat PSS meraih hasil imbang melawan Persebaya dengan mencatatkan tujuh penyelamatan.
Perubahan pertama dilakukan di lini belakang. Saiful Djoge yang sebelumnya masuk sebagai pemain pengganti kini dipercaya mengisi posisi bek kanan sejak awal pertandingan.
Djoge akan bermain bersama Cleberson dan Nduwarugira yang mengisi posisi bek tengah. Sementara itu, Kevin Gomes tetap menempati sektor bek kiri.
Perubahan berikutnya terjadi di lini tengah. Arda Alfareza mendapat kesempatan menjadi starter setelah pada laga sebelumnya tampil sebagai pemain pengganti.
Arda akan berduet dengan Dominikus Dion untuk mengisi sektor gelandang. Adapun posisi sayap dipercayakan kepada Hiromu Tanaka dan Riko Simanjuntak yang diharapkan menjadi motor serangan dari kedua sisi lapangan.
Tocantins dan Melvyn Jadi Andalan Lini Depan
Di lini serang, Huistra kembali memasang Gustavo Tocantins dan Melvyn Lorenzen sebagai duet penyerang. Keduanya menjadi pilihan utama PSS untuk membangun ancaman ke pertahanan Persik Kediri.
Di atas kertas, PSS menggunakan formasi 4-4-2. Meski demikian, Tocantins dan Melvyn juga kerap turun ke lini tengah untuk menjemput bola dan membuka ruang bagi rekan setimnya.
Susunan tersebut menunjukkan Huistra mempertahankan sebagian besar pemain yang tampil saat menghadapi Persebaya, dengan Djoge dan Arda menjadi dua nama baru dalam starting line-up.
Susunan Pemain Persik Kediri Vs PSS Sleman
Berikut susunan pemain kedua tim dalam pertandingan Persik Kediri melawan PSS Sleman.
PSS Sleman (4-4-2)
Pedro Caracoci; Cleberson, Nduwarugira, Saiful Djoge, Kevin Gomes; Dominikus Dion, Arda Alfareza, Riko Simanjuntak, Hiromu Tanaka; Melvyn Lorenzen, Gustavo Tocantins.
Pelatih: Pieter Huistra.
Persik Kediri (4-5-1)
Husna; Kiko, Marcelo, Park, Althaf; Garcia, Zanadin, Eduardo, Bayu, Ernesto; Jose.
Pelatih: Marcos Reina Torres.
PSS Sleman mengandalkan susunan yang relatif serupa dengan pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Persik Kediri menurunkan formasi 4-5-1 dengan Jose sebagai penyerang tunggal dalam susunan pemain yang tercantum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menghadapi Persebaya yang baru kebobolan dua gol. Huistra menyiapkan Super Elja untuk memburu poin di Surabaya.
Persik Kediri unggul 2-1 atas PSS Sleman pada babak pertama pekan keenam Super League 2026/2027 berkat brace Ernesto Gomez.
Survei Voxpol mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 63,1 persen, sementara Poltracking mencatat 64,8 persen.
Pemerintah menyebut penanganan karhutla terus dilakukan dengan anggaran Rp1,235 triliun. El Nino dan aktivitas manusia disebut menjadi faktor pemicu.
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Sharp Indonesia membekali 25 siswa SMKN 1 Cikarang Barat melalui Sharp Class, pelatihan audio video berbasis industri untuk mencetak lulusan SMK yang kompeten