Borneo FC Gagal Menang, PSM Bertahan dengan 9 Pemain

Sunartono
Sunartono Sabtu, 07 November 2026 19:27 WIB
Borneo FC Gagal Menang, PSM Bertahan dengan 9 Pemain

Borneo FC ditahan PSM Makassar 1-1 meski unggul jumlah pemain. Dua pemain Juku Eja mendapat kartu merah dalam laga di Stadion Segiri. /Instagram.

Harianjogja.com, SAMARINDA—Borneo FC gagal mengamankan kemenangan saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026). Meski sempat unggul lebih dahulu dan menghadapi PSM yang harus bermain dengan sembilan pemain, Pesut Etam hanya mampu bermain imbang 1-1.

Pertandingan tersebut diwarnai dua kartu merah untuk pemain tim tamu. Juan Villa membawa Borneo FC memimpin menjelang turun minum, tetapi Achmat Fahrul Aditia berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Juan Villa Cetak Gol dari Jarak Jauh

PSM Makassar mencoba mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan. Rizky Eka Pratama dan Victor Luiz beberapa kali membangun serangan dari sisi kiri dengan melepaskan umpan silang yang mengancam pertahanan tuan rumah.

Ketatnya pertandingan membuat wasit mengeluarkan kartu kuning pertama pada menit ke-30. Bek Borneo FC, Iago Mendonça, mendapat hukuman tersebut setelah melakukan pelanggaran keras.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, Juan Villa melepaskan tendangan jarak jauh dari area dekat garis tengah lapangan yang gagal diantisipasi kiper PSM, Muhammad Ardiansyah.

Ardiansyah saat itu berada terlalu jauh dari gawangnya sehingga tidak mampu menjangkau bola. Gol tersebut membawa Borneo FC unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

PSM Samakan Kedudukan Lewat Fahrul Aditia

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pergantian pemain. PSM menarik Muhammad Ardiansyah dan memasukkan Hilman Syah, sedangkan Borneo FC menambah kekuatan lini serang dengan memainkan Moussa Diarra.

PSM berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Berawal dari umpan matang Rizky Eka Pratama, Achmat Fahrul Aditia sukses mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.

Pertandingan semakin panas setelah gelandang bertahan PSM, Dusan Lagator, menerima kartu kuning pada menit ke-59. Hukuman itu diberikan setelah dia melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan cepat Borneo FC.

Drama berikutnya terjadi empat menit kemudian. Mufli Hidayat mendapat kartu merah langsung pada menit ke-63 setelah VAR mengonfirmasi tindakan tidak sportif berupa tandukan terhadap Hugo Samir.

PSM Kehilangan Dua Pemain, Borneo FC Tetap Gagal Menang

Unggul jumlah pemain membuat Borneo FC berupaya meningkatkan tekanan. Tuan rumah memasukkan Ikhsan Zikrak dan Muhammad Redzuan untuk menambah kekuatan dalam upaya mencari gol kemenangan.

Namun, pertandingan tetap berlangsung keras. Sejumlah pemain Borneo FC turut menerima kartu kuning tambahan akibat pelanggaran yang terjadi selama pertandingan.

PSM kembali kehilangan pemain menjelang pertandingan berakhir. Melalui tinjauan VAR pada menit ke-90+8, Stefan Jevtoski terbukti melakukan pelanggaran berat sehingga wasit mengeluarkan kartu merah.

Dengan demikian, PSM harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain. Meski memiliki keunggulan jumlah pemain, Borneo FC tidak berhasil mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil imbang tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 10 poin. PSM Makassar menempati peringkat kesembilan, sedangkan Borneo FC berada di posisi ke-10 klasemen sementara Super League.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online